well, banyak yang bilang penyakit galau mematikan, bikin orang jadi alay, ill-feel dan hal negatif - negatif lainnya. Tapi, sampai pada detik ini, w menemukan sesuatu yang beda, justru nyeremin bro kalo u biasa aja di saat kondisi tidak kondusif lagi. Dengan kata lain, insting u untuk maju itu udah tumpul atau patah, makanya dengan galau itu u kepikiran mulu untuk terus move on dan bangkit dari keterpurukan kan... well makna galau disini semakin blurrr, sebenarnya galau itu di titik suramnya dan di titik bangkitnya itu kita sebut move on, walaupun dianggap demikian, see, sama aja kan. seperti kata pepatah mengatakan " perjalanan 1000 km dimulai dari langkah pertama". so u mesti galau dulu baru bangkit, tapi kalau galau galau mulu ga berkesudahan itu bagus ga sih?
Jelas jawabannya ga bagus lah, ternyata dalam galau itu kita bisa menjadi manusia yang tidak pandai bersyukur... for sample aja nih, misal kita galau abis di putusin pacar, mungkin memang dia belum jodoh terbaik kita, masa iya lu ga mau nukerin sule (anggap mantan u) dengan morgan (anggap jodoh u yang tertunda di masa depan nanti, :) well ga bermaksud menghina yaa, hanya memberikan gambaran lugass agar loe loe loe ngerti maksud yang w maksudkan).
Atau u galau karena belum dapat kerjaan, mungkin disitu Tuhan pengen nunjukkin kalau u bisa kaya lewat wirausaha.
Memang w akui bangkit dari galau itu ga mudah sob, dan terkadang mood naik turun, disitulah peran kebersamaan, kalau u galau, u cenderung mengacuhkan orang"disekitar u, padahal mereka bisa ko buat u seneng. coba deh tengok keluarga kita, orangtua kita, adik" kia, kakak" kita, saudara" kita, teman" kita, w yakin semuanya ga akan ninggalin u sendirian untuk mengatasi masalah pribadi lu, seandainya saja u mau berterus terang..... dan mengenai berterus terang ini, w pernah beranggapan dengan curhat, w akan membebani orang yang dicurhatin w, dengan masalah w. Pendapat itu salah besar bro, justru orang itu sakit bgt kalau lu ga bisa terus terang kepada mereka selama ini, karena mereka dianggap payah dan ga bisa berbuat buat kebaikan lu... Ingat, kebahagian itu adalah ketika kita saling memberi... Pernah ga sih kita bahagia sendiri? pasti secara langsung maupun ga, ada campur dari pemberian seseorang
entah itu senyuman, lawakan, gambaran, tulisan,dll... ini semua tentang interaksi kompleks bro, jadi dengan galau hadir di tengah" interaksi kompleks kita, masa ia semua jadi bergetar, jangan lebay pliiis... hidup ini juga mesti seimbang kok... :) tidak ada kebenaran yang pasti melainkan Tuhan ;)
lu tau ga,, tulisan ini w tulis di kamar kos w yang deket dengan ruang tamu, memang apa masalahnya??
ya masalah lah, asal u tau, w barusan berdamai dengan keadaan w yang ga bisa balikan lagi ma mantan, dan di ruang tamu w jadi nyamuk vegetarian melihat temen kos w lagi berduaan disana
tunggu, ini malam kamis kan, bukan malam jum'at?
apapun itu, toh w udah berdamai, jadi w smile aja, nikmati aja dulu masa single lu, sebelum terikat sesuatu yang alay namun mengenakan :D
(jujur, w menganggap pacaran itu alay bgt sob, masa ia lu ga malu manja"an ama pacar di saat u sedikit demam, iuh, entah kenapa w illfeel, well, apakah aku mengalami kelainan... lagi" biarkan waktu yang mengajari kita semua ini... sepertinya sekian moral value yang w tangkep dari pelajaran hari ini, Rabu 28 Agustus 2013, dan w juga udah ngirim proposal w yang tenggat waktunya nanti jam 12 malam :D)