Translate

Kamis, 18 Mei 2017

Profiling (RMT) di PT Lion Super Indo



Hai semua, selamat datang di blog gua. Tulisan ini gua dedikasikan untuk orang-orang yang mendapat undangan dan akan melaksanakan proses profiling PT Lion Super Indo. Karena gua pikir mungkin bisa bermanfaat untuk teman-teman freshgraduate yang butuh banget sharing pengalaman ini. Hehehe, karena gua juga berasa bersyukur juga dapat membaca tulisan-tulisan dari blog lain terkait proses profiling di Super Indo. Jadi, gua harap sih, yang ikut profiling juga menuliskan pengalamannya di blog atau dimana-pun deh.
Berikut pengalaman gua:

Sabtu, 13 Mei 2017, pukul 19.02 WIB
Gua membuka akun email yahoo gua dan gak sengaja menemukan email masuk dari HRD PT Lion Super Indo. Gak nyangka dapet email dari Super Indo, karena gua udah lupa pernah daftar di situ saking banyaknya lamaran yang gua apply. Terhitung di laman jobstreet gua udah apply sampai 102 lamaran online, belum lamaran via urbanhire, jobs.id, apply langsung ke website-websiter perusahaan ternama, sama koran kompas. Wkwkwkwk. Gua baca email dari HRD namanya Ibu Fathika Safii, pake bahasa Inggris boo, intinya, isinya undangan buat profiling, semacam tes psikotes gitu sama membawa dokumen lengkap pendukung untuk dikumpulin ke HRD  Super Indo sana.
Minggu, 14 Mei 2017
Setelah membalas ke email Ibu Fathika bahwa gua bisa menghadiri proses profiling tersebut (pake bahasa Indonesia >,<), Minggu pagi gua survey lokasi sama bapak tercinta gua. Hubungan gua sama bapak gua udah lengket banget dah, kemana-mana dianter bapak, maklum jomblo mulu sih, wkwkwkw. Ternyata PT Lion Super Indo itu terletak di Menara Bidakara deket ama patung Pancoran, kira-kira butuh waktu 50 menit dari lokasi gua di Grogol ke Menara Bidakara.
Fix urusan survey lokasi, lanjut ke perlengkapan dokumen. Gua langsung ke tempat print-print-an buat nge-print formulir dari emailnya Ibu Fathika sampe nyetak pas foto ulang karena kebetulan pas foto gua udah abis. Dokumen yang gua bawa adalah pas foto 4 x 6,  foto copy (fc) KTP, fc ijasah SMP, SMA ama S1, fc KK, fc SKCK, sama CV. Tadinya mau ditambahin surat keterangan sehat dari Puskesmas, tapi gak jadi, waktunya gak nyukup, wkwkw, gua berharap dokumen itu udah lengkap banget lah dan dapat di terima.
Oiya, di formulir yang gua print dari email Ibu Fathika, ada 3 posisin prioritas yang mesti kita tulis untuk dilamar. Gua buka ulang aja website karirnya Super Indo, terus mempelajari masing-masing kriteria dan kewajiban yang diperlukan. Setelah mikir selama 3 jam, gua memutuskan untuk memilih posisi: 1. Retail Management Trainee (RMT), 2. Buying Specialist, 3. . Semua fix, gua tidur jam 12.00 WIB, wkwkwk, gak tau kenapa bawaannya nervous buat tidur  :D.
Senin, 15 Mei 2017
Gua bangun jam 06.00 WIB, langsung buka internet buat browsing-browsing tentang pengalaman orang-orang yang pernah ikut profiing Super Indo. Pertama laman yang gua buka milik kaskus, emang dah, kaskus bahas semuanya, gak ada yang ketinggalan. Usut punya usut, ternyata, Super Indo memang suka manggil semua orang yang apply lamaran di websitenya. Jaaa, gua pikir gua spesial bisa dapat undangan dari Ibu Fathika, ckckck. Terus, proses seleksi di Super Indo itu cepet banget dan gak pake ribet, wawancara pun cuma 15 menit-an. Waah bener gak ya kira-kira. Terus gua lanjut searching ke akun-akun blogspot orang lain, nyari-nyari kisaran gaji trainee disana berapaan, wkwkwk. Ternyata gajinya pasti udah UMR plus bonus uang makan siang yang sebulan bisa 200rb, jadi pendapatan kotor bs dapet Rp 3.500.000,00 itu di blogspot tahun 2014, mungkin buat tahun 2017, sekitar 4 juta x ya, jadi kalau gua di tanya gaji udah punya ancang-ancang, hehehe.
Gua berangkat ke Super Indo jam 09.00 WIB padah rencana awal jam 08.30 WIB, untung gak gua rencanain berangkat jam 09.00 WIB dari awal, bisa molor lebih jauh lagi lah. Sesampainya di Menara Bidakara gua sungkem dulu ama bapak gua sekalian minta doa semoga aja diterima, hehe. Gua masuk ke gedungnya, nanya ama Satpam yang jaga di mesin detektor logam itu. Nanya basa basi doang sih, padahal udah tau Super Indo itu yang di lantai 19 nya. Gak nyangka, ternyata Super Indo itu di menara Bidakara 2, yang gua masukin itu menara Bidakara 1, jadilah gua muter-muter gedung di sekitar itu. Cukup makan waktu 15 menit, aiihhh, yang udah prepare aja begini, apalagi gak prepare yaa, ckckck.
Singkat cerita, gua udah di dalam loby Super Indo lantai 19. Bosan menunggu dan kata Bapak James Redfield bilang harus membangun relasi, gua sok SKSD lah ama mba-mba di sebelah kiri gua, keliatannya sih dia juga pelamar, pesaing gua, dan ternyata emang bener. Namanya Rachel, dia ngelamar ke Super Indo lewat website di posisi Store Designer karena sesuai ama jurusannya, dia udah ada kerjaan sih, kerja di Toto, pengen dapet kerjaan yang lebih baik lagi katanya. Rachel agak tertutup, lebih asik liat HP nya, yaudah gua juga diem juga lah, gak enak juga bawel ama orang baru, wkwkwk.
Ibu Fathika dateng dari luar bawa tas, terus bilang yang ada jadwal profiling bisa ikut dia ke ruangan, langsung deh se isi loby pada berdiri ngikutin Ibu Fathika, wkwkwk ternyata semuanya pelamar boo, saingan guaa. Di dalam ruangan itu, kita ngumpulin dokumen yang dibawa, disini dokumen gak perlu di amplopin, yah padahal sayang dah amplop 3.500 gua gak ke pake, ke buang lagi, ckckck. Gua duduk di paling depan pojok kanan dan sebelah kanan gua si Rachel itu. Pas gua buka tas, alamak, gua lupa bawa tempat pensil yang udah gua siapin, akhirnya gua minjem ama Rachel yang untungnya bawa pulpen lagi, huhuhu, keliatan amatiran banget gua padahal lulusan PTN, ckck.
Proses hari itu kita ngisi soal psikotes kepribadian yang soalnya pilihan ganda a b doang, ama gambar-gambar. Gambar pertama tentang gambar yang menghubungkan gambar di kertas yang disediakan, jadi ada gambar titik, garis lengkung, kotak, ada 8 gambar sih, lupa gua spesifiknya, pokoknya yang pernah ikut tes potensi akademik di PTN sama persis soalnya. Gambar berikutnya kita disuruh gambar tanaman berkayu bukan pisang, kaktus, cemara, sayuran, sama di suruh gambar orang yang diberi keterangan nama, umur, hobi, cita-cita, kerjaan yang sedang dilakukan, tiga kekuatan, tiga kelemahan.
Cukup membuat kelaparan tuh proses-proses psikotes, abis itu kita di suruh nunggu 15 menit buat dengerin pengumumannya, yang untungnya gua ama Rachel lolos. Yang daftar sebagai RMT disuruh pulang duluan, selain itu yang lain langsung interview jam 13.00 hari itu juga. Karena gua gabut, gua nemenin Rachel aja sampe selesai, sambil minta Line-nya dia, wkwkwk, siapa tau kita berdua jadi karyawan tetap Super Indo.
Sampai disini dulu dah cerita dari gua, maap tulisan rada gak sistematis dan kurang renyah, sepertinya gua harus sering-sering menulis kembali. Untuk yang ingin lebih tau seputar proses profiling Super Indo dapat contact gua di Rahayumobo_list@yahoo.com, disertai subject yang jelas ya, takutnya dikira virus kalau gak jelas langsung gua delete, wkwkkw.

Rabu, 23 April 2014

Ohayou

Selamat pagi dunia :), selalu tersenyum menatap hari dan bergerak penuh optimis, I love you, hope you love me too.
Jangan lupa sarapan, dengan sarapan akan memperbesar harapan kita untuk hidup lebih baik lagi :D

Selasa, 22 April 2014

Semua butuh pengoranan bukan

Semua memang butuh pengorbanan, aku Keira, hari ini sedang memahami arti pengorbanan itu, aku sedang melangkah dari tepian kecil ini, memandang lekat ke arah keluarga, menuju kesuksesan, apakah bisa? pasti bisa.

Sabtu, 19 April 2014

Semangat

Kei Kei, gak usah terlalu pusing memikirkan orang-orang sekitar, kemajuan dibangun dari keinginan sendiri, please lu udah 20 tahun kan :). Kamu pernah bilang, jangan sekali-sekali menukarkan Tuhan dengan hal yang murah, ujung-ujungnya kamu kan yang rugi. Kamu tidak akan kehilangan yang berarti kalau kamu tetap pada jalan yang baik dan lurus. Katanya mau sejajar seperti perempuan aktivis benar lainnya, sekarang kamu diuji, kamu malah menampilkan sosok tak berpendidikan sama sekali. Ingat Kei, jangan pernah menuntut perhatian, kasihan Bapak Ibumu, seakan-akan mereka gagal memberikan kasih sayang setelah puluhan tahun ini. Gak baik Kei, mengingat yang buruk selalu, ambil positifnya ya, tenang, suatu saat pasti ada keadaan dimana kebahagiaan yang teramat manis berpihak padamu :).
Tidak ada orang yang tidak pantas diperjuangkan, begitu juga dirimu Kei. Aku tahu kamu manis, baik, penyabar dan penyayang, hal apa yang membuatmu berubah? semoga bukan sesuatu yang murah ya.
Kei, diluar sana, banyak yang lebih tegar, katamu kamu gak suka orang menyek, kamu berkata sambil bersikap menyek, aku sedih jika kamu pada akhirnya membenci diri sendiri, semangat Kei, aku tahu, kamu lebih hebat dari pemikiran sempitmu. Kei, hari ini aku membaca tentang peristiwa Vivi anak SMP yang bunuh diri karena tidak kuat terus menerus diejek teman-temannya sebagai anak tukang bubur, kamu sedang dimana Kei saat peristiwa itu, kamu kemana? Kamu sedang apa?
Kei, banyak orang yang mesti kita perjuangkan, banyak hal yang mesti kita urus, kata Pak Alfanny, dengan mengurus permasalahan orang lain, tentu dirimu akan diurus Tuhan, tapi bukan gosip lho Kei :).
Kei, suatu saat kamu juga akan tahu, orang yang selama ini benar-benar kamu cari, suatu saat kamu pasti akan bertemu, untuk itu jangan putus harapan, walau terdapat 10 orang laki-laki, pasti akan masih tersisa laki-laki gentle, hehe. Kei, jangan suka mengeneralisir semua orang, semua juga mempunyai noda, please Kei, jadilah kamu seperti SD dulu, tawadhu, tawakal dan berprasangka baik, ingat penjajakan ini tidak boleh menurunkan kadar imanmu, tekadmu, keyakinanmu, kerja kerasmu terlebih lagi harapanmu.
Kei, orang baik untuk orang baik, itu akan tetap berlaku, sabarlah, bersabarlah sebentar, karena Tuhan senang dengan orang sabar :). Aku tahu, ini tak akan seindah harapan dan tak semudah bayangan, tapi akan terasa lebih mendekati kenyataan bila kau merangkulnya dengan iman dan harapan.
Kei, masih banyak orang yang harus kita perjuangkan.

Semangatlah Kei.

Jumat, 18 April 2014

Gentle oh cowo gentle, where are you?

Cowo...kalo gak gentle...kita sebut iuh banget. Guys, cwok gentle semakin langka jangan sampe nunggu teori gua beneran kewujud. "Emansipasi wanita akan mencapai 100%, jika di dunia ini sudah tidak ada lagi cowok gentle". Catet, di print, laminating, pajang baik-baik di kamar.
Please, apa susahnya cuma itu, harus berapa banyak lagi gua nemuin orang jijay bajay cuih cuih. Phuft, gentle, mungkin karena aku belum gentle, dan aku pun masih tetap menggelikan. Hahaha, matilah kau Kei, dengan semua harapanmu yang terlalu mebumbung melebihi wadah. Mati lah kau dengan prinsip isapan jempol kecutmu itu. Tertawa, tertawalah dengan seberapa besar tingkat kekolotanmu. Dunia ini, pria ini, hah, bisa kau muntahi satu per satu jika kau menjadi wanita sempurna, kenyataannya, tidak ada yang sempurna.
Siapa yang kau ingin ludahi, mereka, kelakuan mereka, daya pikirmu atau jiwamu, ludahilah sepuasnya. Keluarkan semua cairan kekesalanmu, baik lewat ludah, airmata, keringat, sampai dirimu kering tak berisi, tak berdaya, rapuh, menunggu untuk dihapus dari dunia.
Kei Kei, bukan mereka yang mengesalkan yang bisa membahagiakanmu, bukan mereka yang kau harapkan yang bisa membahagiakanmu, alam, alamlah yang paling jujur mengajarkan semua.
Kecut, kecut sekali cecap ini ya, bahkan sampai mata terpaksa harus memandangnya, bahkan sampai bibir ini ikut nungging atas dasar penempaan emosi. Bicaralah di belakang, tidak baik menggunjing orang didepan, tidak baik bagi orang yang tidak siap menerima kritikan live.

Tuhan, apa Kau ingin aku menjadi gentle? ajari aku Tuhan, agar setidaknya atau sedikitnya semampunya membantu sesama. Tuhan, apa aku sedang menukar-Mu dengan sesuatu yang murah? dengan harapan kebaikan manusia? Tuhan, maafkan aku, aku belum bisa sepenuhnya mandiri. Tuhan tetaplah bimbing aku dengan kekesalanku ini, tolong jangan dibiarkan sampai kapan-pun, karena aku tahu diri sebab aku apa adanya. Sebab aku tahu, jalan ini yang tersedia untuk kemampuan serba terbatasku.

Hahaha
yang gentle-gentle dapat ditemukan di sinetron-sinetron terdekat.

Rabu, 09 April 2014

Suara hati

Hahaha, sepertinya sosialisasi pemilu bener-bener telah mencapa target deh, bisan-bisanya timbul rasa malu di diri gua karena gak mencoblos, padahal dulu-dulu gua pikir untuk memboikot pemerintah yang korup, harus dilakukan golput massal, biar gak usah ada pemerintah sekalian. Tapi dengan kehadiran orang-orang jujur membawa angin segar tersendiri, jadi deh kepercayaan itu mulai bangkit, emang ya, berbuat baik itu memang membawa keindahan pada dunia.
Jadi deh, hari ini, gak nyoblos, pinjem tinta printer teman, celupun jari kelingking sendiri, dan tinggal besok liat reaksi teman-teman, setidaknya gua gak dapet komentar miring dah kalau golput, itu sih tujuannya, hahaha.
Apalagi kalau nanti yasinan, bisa-bisa di tanya habis-habisan, aku males dengan pertanyaan sepele gak penting.
Sekarang jari kelingking gua udah belepotan tinta bak abis nyoblos, hmmm aku jadi kepikiran bagaimana suasana pemilihan di TPS jakarta ya, bapakku pasti mencoblos, ah andai aku berkesempatan pulang, satu suara hilang..
Suara ku, suara pembangunan bangsa.

Belum Ada Kata Terlambat

Membaca buku tentang emansipasi wanita rasanya tidak masuk ke kalbu kalau dirimu dalam keadaan kalut atau galau. Hmmm, menurutku juga, hari gini sudah tidak ada lagi lelaki yang meremehkan perempuan hanya karena gender, soal pendobrakan tradisi tentang pemberian nama keluarga pada anak laki-laki, aku rasa itu suatu kebetulan tersendiri, dan memang pertaurannya seperti itu. Iri tentang hak-hak keistimewaan laki-laki dibanding perempuan, aku tidak ambil pusing, biasa saja, semua sudah sama saat ini, kecuali keiirian yang membuatku aku tidak bisa kelayapan seenaknya sampai larut malam di jalanan.
Ah, keluarga ya, akankah ada keluarga di masa mendatang untukku?
Hmmm, wanita dan pria, semua sama indahnya, semua berbeda tetapi saling melengkapi, wanita dan pria sama indahnya.
Apa pentingnya berkoar tentang kesetaraan gender, saat sekarang peluang terbuka lebar dan merata untuk setiap kalangan, aku sedih karena aku kalah prestasi dibandingnya, dan ini terus menghantui ku sepanjang malam, aneh, walaupun aku yang memutuskan hubungan, aku berasa yang dibuang, dan aku tidak terima ketidakberdayaan ini, akan ku buat kau menyesal tak memilikku.
Apa yang bisa ku perbuat dari sekarang, apa yang ku kejar? tak satu pun prestasi mengunjungi ku, aku harus berbuat berbeda untuk bisa diapresiasi, tapi keahlian apa itu, semua harus di persiapkan langkah dengan langkah, yang penting mencoba sambil beraksi. Ya, nyicil aksi, itu yang terpenting, semangat, belum ada kata terlambat, berlari dari sekarang!