Translate

Sabtu, 28 Desember 2013

Obrolan di kala senggang

Hari ini banyak bercakap-cakap dengan anak-anak sekre, memang bener sih, pikiran negatif bakalan terbuang jika lu lebih bergaul dengan orang sekitar, dengan sendirinya lu akan berintropeksi diri. Topik terhangat masalah status, dan puncaknya ketika Rodif bercerita, tentang anak-anak sekre yang sudah dalam taraf mendadaki pacaran. Well, jujur, sebenarnya gua capek pasang tampang senyum, karena takut dikira patah hati, abis Rodif nyangka gua suka ama mereka, padahal gua cuma iri aja, mereka bisa melepas masa jomblonya. Terkadang gua pengen punya pacar yang bisa diajak berbagi dalam keikhlasan, tapi sepertinya saat ini belum tepat. Ya, aku hanya bisa mendoakan mereka, semoga mendapat yang terbail, aamiin.
Dan satu lagi, anehnya, gua seperti menciut di depan Rodif, sepertinya dia punya something karisma untuk membuat lawan bicaranya menjadi terpengaruh. Itulah gunanya organisasi teman, aku pun harus banyak belajar, memperbaiki diri dan melupakan segala pahit rasa yang dialami, semua demi masa depan cerah. Tapi galau juga sih kalau belum dapat pasangan, masalahnya, orang kaya gua terlalu minder dan gak bisa ngakuin perasaan seutuhnya. Phuft, gimana gebetan gua mau tau kalau gua suka dia tapi gak pernah ngomong? :(

gua itu gak waw dan nothing spesial, gua harus berpacu lebih baik lagi supaya dapat pasangan yang waw juga :) aamiin
semangat untuk kita semua, wish we luck ;)

Selasa, 24 Desember 2013

Dilema Mencontek

Aku terharu dengan ungkapan temanku yang satu ini, katanya sih dia mengganggap teman itu gak ada, yang ada hanya kepeningan, tapi aku percaya, dibalik itu semua, dia masih memiliki perasaan lembut dan indah. Kamu tahu kan maksudku?
Ungkapan sebelumnya yang pernah terlontar dari mulutnya itu adalah "Kenapa kamu jerawatan Ning, aku sedih ngeliatnya, eman-eman, kamu kan manis"
:D, well, kalau udah inget ungkapan yang satu ini, terkadang aku lupa Kalau Ulya cukup menyebalkan diluar attitudenya, yang suka celas ceplos dan gak bisa menyembunyikan tampang juteknya pada orang baru.
Tapi aku tidak mau membahas hal ini lebih larut, karena takut akan menimbulkan kesombongan diri, aku akan membahas ungkapan Ulya yang kedua, tentang diskusi kemarin hari Senin..
"Aku percaya kamu Ning, bakal lebih sukses dari orang-orang, temen-temen kita yang IP nya tinggi itu, dengan dirimu yang seperti ini." Ujar Ulya padaku saat kita hendak ngeprint laporan Horti dibelakang kampus.
"Aamiin." sahutku
"Kamu merasa pinter gak dari mereka yang IP nya lebih bagus darimu?"
"Iya ya, mmm gini ya, gak usah jauh-jauh, aku merasa lebih pintar ketika aku tidak mencontek, sedang mereka yang mencontek, aku merasa lebih pintar darinya."
"Bener tuh Ning, kesannya orang mencontek itu gak punya otak dan mengakui yang diconteknya itu lebih pintar darinya."
Saat menunggu dosen Semtan, diskusi pun berlanjut dengan Titis, Titis pun menganggap kalau orang mencontek itu gak punya otak
"Kalau aku, seperti, dirimu gak bisa mengerjakan soal, ketika kamu mencontek kamu membohongi dirimu sendiri, kalau dirimu sebenarnya gak mampu." kata Ulya lebih lanjut

Teman-teman, mari kita berbenah, sudah sepatutnya dunia perguruan tinggi itu mencari ilmu, tidak lagi mencari nilai, kita pun diterima sebagai mahasiswa, menumbalkan keinginan pejuang-pejuang pelajar lain, yang tersayat hatinya, yang menanggung malu pada teman-temannya, guru-gurunya, keluarganya.. Sudah seharusnya kita tidak menukarkan Allah dengan sesuatu yang murah, pintalah, pinta agar kau bisa mengerjakannya dengan baik, agar kau bisa mengerjakannya sendiri. Karena penggemblengan ini berguna untuk melatih daya stres kita ketika kita menghadapi dunia kerja kelak. Aku membenci kalian yang mencontek, aku berharap orang-orang seperti itu tidak menduduki posisi yang mulia.
Pintalah yang berguna ketimbang menyembah pada yang tidak baik..
Allah punya pekerjaan bagus yang kalian inginkan, Allah punya uang banyak yang kalian inginkan sebagai gaji, Allah pemilik alam ini beserta isinya, tapi kamu hanya mengambil sebagaian kecil juga murah berupa nilai, angka-angka yang akan dilupakan manusia kesokan harinya.
Ketika aku tidak mencontek, aku sedang meminta mobil lamborgini kepada Allah, ketika aku tidak mencontek, aku sedang meminta rumah bagus kepada Allah, ketika aku tidak mencontek aku sedang meminta pekerjaan layak untukku.
Marilah kita sama-sama berbenah, sama-sama memegang amanah walau sekcil apapun, karena dari yang kecil akan timbul yang besar.
Hidup MAHASISWA!

Sabtu, 21 Desember 2013

Like lonely

Ada yang aneh ketika gua melihat orang lain sedang bersama, entah bersama teman-temannya, pacarnya, keluarganya, seperti aku tidak memiliki itu semua. Aku pengen deh punya temen yang sehobi, bisa bertukar dan saling berjuang bersama, melakukan hal-hal konyol, tertawa terbahak-bahak didepan umum, seakan waktu memang sangat menyenangkan. Aku ingin ketika bersama keluarga, diam, tidak berbicara sepatah kata, benar-benar menghayati kebersamaan yang ada, ingung memilih pesanan makannan, senang melihat-melihat yang dijual di sekeliling, antusias dengan barang yang dibawa untuk oleh-oleh. Aku ingin berjalan bersama seorang pacar, ngomel-ngomelin dia tiap jalan, nyubit-nyubit saking gemesnya, bertukar cerita tentang kejadian yang telah terjadi, orang yang menyebalkan, kejadian yang menguntungkan, keluh kesah yang ada dan semangat optimisme yang masih tersisi dan akan tetap terisi, berbagi motivasi dan bertukar motivasi dan saling melengkapi. Hari ini aku belum menemukan sahabat yang pas untuk ditaruhkan semua asaku padanya, pacar tidak punya, mungkin karena aku yang sangat terlalu pemilih, maunya sih yang ganteng, optimisme, humoris, jorok, nakal, pengertian dan keras kepala. Rasanya aku sudah capek bermain dengan gebetan-gebetan untuk mendapatkan sosok pacar ini, hehe, aku juga bingung, pacaran itu dosa tapi aku mau pacaran, jadinya yah, kalau deket ama cowok yang kita suka nikmatin aja, gak ada kepikiran buat macarin, nikmatin sampai dia dapat pacar baru ganti target. wuuu so fire, apa itu lebih dosa ya? tapi aku juga gak php, just seneng aja jika ada kesempatan jalan bersama, dan gebetan-gebetanku, sudah memiliki pacar, congrats to kalian, semoga bahagia dan jalanilah pacaran yang prospek, gak sekedar tempat manja-manjaan, pelarian waktu, itu pacaran di jaman Zalim, sekarang itu pacaran juga harus wow, jangan pilih asal cakep kalau kualitas dibawah SSN... hahahah
Entahlah, kadang aku sangsi, apa bener ada orang yang bisa buat aku bener-bener cinta ama dia, kayanya sih selama ini cuma sekedar buat isi-isi cerita hidup biar nano-nano aja deh.
Kau tahu, aku sedih ketika dekat dengan seseorang teman cowok, kupikir akan jadi sahabat, tapi yang menyebalkan dia menaruh rasa sama aku, aku takut bersama karena disangka php, lalu aku terus sendirian, tanpa ada temen yang ngajak jalan, that's boring, kadang gua heran, apa diri gua ini menjual banget ya, mungkin karena gua terlalu pengertian dan baik ke semua orang, makanya jadi salah kaprah, padahal aku melakukan yang terbaik itu mengharapkan bisa menjadi hamba-Nya yang terbaik dan tersoleha.
Sekarang aku bingung nyari partner bisnis, yang cewek kurang struggle, yang cowok kayana pada naksir gua, beuh, sendirian bisnis juga keteteran -.-
Apapun itu, dahulukan yang utama, karena tugas kampus belum berakhir, sambil bisnis dipikir nyicil

:) semangat kawan, selama alam masih ada, disitu masih ada harapan :D

Orang-orang lain

Kenapa ya kita pasti atau selalu nemuin orang yang nyebelin menurut kita, entah itu dia yang gak suka kita, orang carmuk, orang egois dan sebagainya. Ini yang salah atau diri gua ya, masa sih tiap tempat organisasi selalu ada orang yang nyebelin seperti itu? Jangan-jangan malah diri gua yang terlalu somong untuk mengaku rendah dan orang lain itu congak. Entahlah, yang jelas, inilah yang gua rasakan. Tadi di kampus ketemu gua biasa aja, giliran ketemu dalam acara organisasi, manisnya bilang 'eee Nining, baru ketemuuu' hoak cuih. Gua ngilang juga kagak ada yang nyariin, kagak ada yang sms, kagak ada yang ngejarkomin. Emang sih gua kayanya salah masuk organisasi, Islam, tau apa gua tentang islam, ngaji gak bagus, shalawatan gak bisa, yasinan kalah cepet. Tapi semua itu gak bikin gua merasa kalah dibanding kalian, karena di penerapan dalam kehidupan sehari-hari, gua mengaplikasikannya dalam aktivitas gua, gak cuma sekedar bisa, tahu. Tapi perlu dipahami. Gua bangga bukan tipe penghasut, sukanya jual kejelekan orang didepan yang lain, kerja cuma pengen diapresiasi, kerja sambil merasa super dan yang lain gak bakal mampu bisa atau tanpa gua kegiatan ini gak jalan, dan hal kampret lainnya.
Ngomongnya aja, korupsi itu bejat, nyatanya pake aplikasi modem gratis gak pake bayar, terus lu mau bilang 'ini halal karena hasil rampasan perang gitu?'. Ngaji tiap minggu, shalat subuh aja telat, bisa-bisanya nyelenggarain ulang tahun tapi yang ulang tahun di bulan sama ada yang kagak di rayain, lu bilang anak organisasi, tapi gak profesional, hati lu tuh didepanin, mana yang lain nurut kaya kebo di cucuk idungnya, kalo bukan karena menghargai temen gua yang dirayain ulang tahunnya itu, bah gua obrak-abrik itu acara. Terus yang ulang tahun di bulan oktober lain mau dirayain kapan, tahun depan???
Mungkin itulah berawalnya, rasa gak peka atau gak peduli terhadap sesama, menyebabkan satu persatu kader tumbang, giliran sudah ber 'wow', koar-koar "ITU ORANG DARI ORGANISASI SINI", nista banget ya, gak mendampingi prosesnya, setelah jadi main klaim.
Sampai detik ini, gua gak tau info apa-apa, yah kalau memang sudah ditinggalkan, aku terima. Gua memang sadar, gak ikut organisasi kampus, mana bisa nemuin kader penerus, gua gak handal dalam islamnya ini, apa yang mau dimanfaatin, sakit ketika lu aktif nongol tapi yang jarang nongol karena bisa salawatan begitu sangat dihargai, yah itulah ilmu kawan, itulah yang membedakan kedudukan. Bukankah begitu?
Mungkin aku harus mencari jalanku sendiri tanpa melepas jiwa NU.
I don't know, gua kecewa sama diri gua atau sama apa, yang jelas gua sedih.
Semoga Allah masih mau menguatkan dan memberi petunjuk, aamiin...


Jumat, 20 Desember 2013

Sesuatu yang... gaib

Bermula ketika gua malas untuk melakukan aktivitas pagi, jam 08.00 WIB, gua melanjutkan tidur, something aneh, ada seseorang yang masuk, pintu kamar memang gak dikunci, tapi Sari temanku dan hanya dia yang selalu keluar masuk kamarku karena kami sangat dekat, dia sudah berangkat ke madiun kemarin malam. Tapi karena malas melek, aku biasa ja, mungkin temen kosku yang lain, mba Riani ato Reni, padahal mereka gak pernah masuk kamarku kalau aku tidak memberi izin, karena kami memang gak terlalu dekat. Tapi entah kenapa aku membiarkannya, sampai sosok itu duduk di kursi tempat ku mengetik biasanya, dan membungkuk ke arahku sambil meniupkan angin ke telingaku, pelan, dan yang kurasa geli terus sedih, entah kenapa sedih, ketika aku melek, nothing, gak ada orang, kupikir aku akan mendapati temen kosku yang iseng, ternyata gak da sama sekali. sekilas aku melihat paha milik perempuan sebaya ku lah, lumayan berisi, tapi aku tak sempat melihat muka, sosok itu hilang. Aku lantas memberitahukan hal ini kepada Ibuku yang di Kalimantan, takut itu merupakan pertanda buruk.
Kata ibuku, dia tak tahu, tapi dia akan menanyakannya kepada Lek Sapto, adiknya yang ke-3 mungkin, dari 5 bersaudara. Dia bilang, mungkin kiai Lek Sapto tau tentang ada apa di dalam kamarku ;( hikz.
Kemarin malam, sewaktu aku menikmati film 'City of Ember', memang seperti ada yang menarik baju ku pelan lewat lubang kursi di bagiang pinggang, tapi aku tak ambil pusing, kupikir cuma halusinasi. Dulu, sekitar sebulan yang lalu, aku melihat ada sosok putih berkelebat masuk ke kamarku, atau keluar kamarku, atau jalan-jalan, lagi-lagi aku pikir halusinasi ku, karena aku terlanjur tahu kos ini memang ada penghuninya dari mba-mba kosku.
Lucunya, penghuninya marah kalau tempatnya kotor, beuh jadinya kos ini kinclong dan bersih yang pernah ku kunjungi, padahal gak da yang ngatur dan gak da ibu kos. Seremnya, dulu ada yang kesurupan gitu, ya sudah daripada menanggung resiko yang tidak-tidak, mending bersih-bersih. Mungkin penghuni sini marah ngeliat kamarku yang berantakan dan semerawut, padahal kamarku kan bukan tempat publik, jadi gak terlihat kotor, kenapa sensi ya? -.-
Akhirnya semenjak kejadian tadi aku lantas bersih-bersih, munguti rambut yang rontok, kumpulan tisu abis nangis-nangis 2 hari yang lalu, dan bungkusan snack. Phuft, padahal niatnya pengen tetep stay di kos walau sendiri, isi liburan dengan kerja part time dan jualan untuk dijadikan usaha tetap sewaktu kuliah, karena aku pengen mandiri sehingga orangtua gak perlu ngirimin duit untuk biaya hidup di Solo.
Aku mendapat kabar nenekku sakit, padahal pengen libur ini berkunjung kesana, tapi tugas hari senin menumpuk, dan aku gak bisa berinternetan di kampung karena masalah sinyal. Jadinya berkunjung ke rumah nenek tertunda 2 kali karena minggu sebelumnya juga punya niatan berkunjung. Aku kasian sama nenekku, pasti dia kesepian disana, anak-anaknya sibuk bekerja, dan cuma mamaku yang merantau paling jauh sampai Jakarta sekarang di Kalimantan...
Ya Allah berilah kesembuhan pada nenekku, kuatkanlah raga dan rohaninya, aku pun pengen membahagiakan dia walau nenekku terlampau sederhana orangnya, nenekku suka dengan uang dibanding pemberian apapun, alasannya supaya dia bisa membagikannya kepada cucu-cucunya, agar cucu-cucunya senang, ya keluarga kami memang susah keuangannya. Aku harus menjadi kaya dan beriman terntunya, aamiin

O ya, aku hampir lupa, dalam SMSnya mamaku bilang kalau dari kecil memang aku cenderung bisa merasakan hal-hal gaib :3
well, ternyata kedua orangtuaku benar-benar memperhatikan aku, sayang ya, ketika perpisahan yang hanya bisa membuatmu tersadar, dan berusaha mencari celah-celah untuk bisa lebih dekat kembali :)

Hari ini aku memasak kol rebus campur sambel kacang, seperti pecel, kau tau, aku sedang mengurangi makanan berminyak (kalau sadar), karena minyak menyebabkan jerawat, dan orang korea bermuka mulus selain faktor cuaca disana, ya karena makanannya rebusan semua :D

oh ya, aku jadi inget kemarin sewaktu sosialisasi peminatan, disitu ada profil dosen yang berfoto dengan latar belakang tempat di luar negeri, pengen nyusuuuul, aamiin, semoga kesampean ya Allah, aamiin.
Satu untuk mimpi, dan mimpi untuk satu :) semangat bergerak!

Sesuatu yang baru

Ada yang aneh ketika gua melakukan sesuatu hal yang baru, tapi mendapati kernyitan dahi orang yang berkomentar dan omongan sinting yang pernah ku dengar, bagaimana bisa mereka bisa jijik dengan sesuatu hal yang baru, otak mereka mati, kreatifitas mereka tumpul dan otak mereka selalu di dengkul. Aku benci mereka dan itu tidak akan menghalangi kegiatan baruku. Seperti aku memasak yang aneh-aneh, entah nasi goreng campur mayones mangga, getuk singkong gula jawa goreng, dan seterusnya. Phuft, yang memakan itu aku, aku tidak mencekoki dirimu dengan makanan aneh yang aku buat, tapi apapun itu, ku harap kau juga berkembang, tidak hidup monoton, seperti katak dalam tempurung, sampai kapan cangkangmu utuh menghadapi era globalisasi ini ha?
Tidak sampai disitu, aku jadi keinget sewaktu bertanya mengenai, yah mungkin hal sepele, seperti tumbuhan apa ini, buah apa ini, apa ini? kalimat pembuka sebelum mereka benar-benar menjawab pertanyaanku adalah hinaan, perasaan jijik juga, 'Orang jakarta gak pernah tau ini ya?, ih masa gak tau sih, ya ampun masa gak tau, ih anak pertanian gak tau, malu". Gua emang gak berasal dari kampung kaya kalian, terkadang orang daerah itu bisa terlalu kurangajarnya dibanding dengan orang jakarta yang tingkat pendidikannya lebih tinggi, termasuk kebalikannya, kita orang jakarta juga bisa terlalu gak tau sopan santunya, yang menurut orang jakarta bilang sih, lebay ah harus kaya gitu. Hehe.
tapi aku tidak suka dengan cara pandangan mereka yang sebelah, kenapa orang jakarta gak boleh milih pertanian? kenapa orang jakarta gak boleh ngerti tumbuhan? ya apapun itu, sepertinya gua harus siap menerima kalimat pembuka itu setiap saat ketika gua bertanya masalah pertanian dengan teman-teman, dan lagi-lagi, hal itu tidak akan mematikan daya kreatifitas gua, kritis gua, nalar gua, daya hidup gua. Never. Ever. and After! :p

Sesuatu baru yang aneh bin ajaib itu juga sewaktu sosialisasi peminatan jurusan, Jum'at dini jam 13.00 WIB. Dosen-dosen ngomongnya apa "waktu penelitian tidak akan lama, biaya penelitian bisa gratis sepenuhnya kalau ikut proyek dosen, banyak lulusannya yang kerja dia bank, ato di kantor-kantor, nanti bisa cari beasiswa S2, nanti cepet lulus, nanti IP nya cumlaude". Shit man, w bilang shit. Apanya lu bilang jadi petani yang baik, petani yang memajukan bangsa Indonesia, ketika cara pikir lu pun seperti itu, sama aja seperti omong doang, dan kita butuh perubahan, seorang pahlawan tanpa tanda jasa, seorang mahasiswa pertanian yang lulus menjadi petani, yang tidak dibanggakan sewaktu acara sosialisasi peminatan. Bangsa ini butuh jiwa-jiwa besar, dan kalau bukan kita, siapa lagi?
Menurut ku, struktur pendidikan kita salah ketika semua mengacu berdasarkan penialaian, seperti Pembimbing Akademik gua yang mengharuskan gua ber IP 4, sewaktu itu gua pengen bilang, ya saya akan berjuang mati-matian meraih IP 4 asal srutktur pendidikan disini dirubah. Ketika ujian gak harus dari materi ppt, ngapal tok! ketika praktikum gak buang-buang waktu di laporan, kebanyakan cari tipus, pendalaman gak da dan otak kita dibiarkan gak berkembang, mengembangkan sendiri hipotesa kelainan dari pegangan ilmu yang telah ada. Seperti teori biogenesis yang mati-matian menyangkal teori abiogenesis, pada akhirnya, yang berbeda tetap mendapat penghargaan.

Phuf, gua jadi sebel ama dosen Genetika Tumbuhan gua, seseorang dosen yang aku harapkan singkat pertemuannya. Bagaimana bisa dia lebih fokus mengurus sistematika kerjaan mahasiswanya tanpa bahas isi materinya lebih dalam, gua curiga, kayanya nih dosen salah masuk kelas mungkin. Inilah yang gak membuat gua semangat belajar ama dia, gak ada hal baru yang gua dapat dalam genetik, untung baca majalah budidaya tanaman sansevieria, jadinya gua tau pembuatan mutasi tumbuhan dengan aplikasi pemakaian kolkhisin. Satu semester kenyang oleh nasihat dia 'ini sebagai latihan dalam pembuatan skripsi'
ya makan aja tuh skripsi murahan, penambahan pupuk meningkatkan hasil panen, pengaruh banwang terhadap kecepatan kecambah, pengaruh pestisida nabati terhadap wereng. membosankan dan sama sekali gak berperan dalam ilmu pengetahuan, selain pengulangan-pengulangan yang telah ada.
Fakultas pertanian, sudah bisa nyiptain varietas apa, predator hama apa, buat zpt apa?
Tetap saja, dari kesemua unek-unek, tetep gua yang paling banci. mikir dan ngomong doang, tanpa melakukan yang real. tuh, mahasiswa IP cumlaude, yang gencar cari bocoran UKD, giat ngapalin ppt, rajin hapalin hasil praktikum. Saat ditanya mengapa demikian? jawabannya 'diam'
ya ya, anggap w sirik dengan biji IP mereka, cover yang menipu, omongan manis yang wueeek, akting yang bagus. Cover mereka menjual untuk meraih beasiswa berikutnya, sedang gua, malah berkutat dengan hal yang menyebrang dengan yang dosen sajikan, IP megap-megap, tapi tetep bercita-cita bisa pergi ke Jepang, aamiin.
Semua ini mengenai persepsi masing-masing, dan setiap itu ada plus minus.
semoga kita bisa sukses semua, aamiin

sekian celoteh gua hari ini, mohon maaf bila ada yang tersinggung.
ya Allah, berilah aku kekuatan melawan garis cobaan yang Kau berikan.
optimis dan semangat and win-win. :)

Kamis, 19 Desember 2013

hadirkan optimis

ada yang aneh mengenai diriku, rasa ketidakpercayaan diri lagi-lagi menghampiri, pengen seneng-seneng kaya temen yang lain, sepertinya susah dipikirkan. Aku tahu, aku termasuk pemikir yang berat tanpa adanya tindakan real yang sinkron dengan apa yang aku pikirkan, bukannya gak ada sih, ada tapi belum efisien, cuma ya mungkin sekitar 15%. Hari ini aku benear-benar pengen berubah, tapi sulit untuk berpenetrasi masuk ke pergaulan, aku tahu, salah di langkah awal akan memperberat medan berikutnya, seandainya saja aku bisa lebih berani. Tapi sampai kapan aku menunggu keberanian, keberanian timbul disaat kita berbuat, ya aku harus berbuat sesuatu untuk saat ini. Semoga Allah senantiasa membimbing diriku ini, Aamiin.
Tapi darimana kita akan memulai?
dari apapun yang bisa dimulai, ya Tuhan, kuatkanlah diriku agar bisa menjalani takdir sesuai harapan, cita-cita dan doaku, aamiin.
Aku kira banyak orang yang memiliki mimpi, tapi cukup kecil keberaniannya untuk merealisasikan hal tersebut, dan aku harus yakin, tegas dan berani. Aku harus melakukan sesuatu, untuk mendapatkan perubahan, aku harus bergerak untuk mendapat apa yang aku inginkan.
Harapan adalah sesuatu yang indah dan menyenangkan jika memiliki, selama masih mempunyai harapan, disana masih ada kehidupan :)
Sudah sepatutnya aku meneladani sikap baik, kerja keras dan pengertian yang dimiliki kedua orangtuaku, aku cukup bersyukur dan kedepannya harus sangat bersyukur, mempunyai kedua orangtua seperti mereka. Tidak, aku bangga akan mereka, dan aku berkewajiban membahagiakan mereka, dimana sudah ada uban di rambut ayahku, setidaknya dia harus mencicipi kehidupan mewah yang aku berikan. Aku tahu mungkin itu kurang tepat, tapi aku juga berkepentingan memberikan kebahagiaan kepada kedua orangtuaku. semoga kedepannya aku bisa dan harus bisa.
dan aku juga ingin membuat senang adik-adik kecilku, sudah saatnya berperan sebagai anak pertama yang membahagiakan.
Phuft, bismillah, :)

Kamu Hebat kok

Kejadian-kejadian pahit yang kita alami, terkadang membuat kita terpuruk, tapi disana selalu ada orang yang bersedia membantu, dia teman dekat kita, kedua orangtua kita, sepupu-sepupu kita, nenek kita, bude-bude kita. Tak ada alasan buat lo untuk nyerah tanpa berbuat terlebih dahulu. masih ada satu juta alasan untuk membuat u tersenyum, dibanding memikirkan sebuah alasan yang bikin lu sedih.
Hari ini, setelah melewati rangkaian proses memilukan seperti itu, w cukup tersenyum bangga akan proses pencapaian yang telah gua capai, walau saat ini sedang di tahap tidak berlarut-larut dalam kesedihan, masih banyak yang terdekat memberi alasan untuk dapat tersenyum :)
aku tahu, kehidupan tidak akan mudah dan tidak akan kejam, aku tahu selalu masih ada harapan di sela kesukaran, aku kini tidak sekedar tahu, tapi meyakini dan bangkit bergerak maju..

Sabtu, 07 Desember 2013

Solusi menghalau negative thinking? ya banyak bergaul dengan orang-orang

Aku pernah mengikuti sebuah diskusi kewirausahaan, yang singkat kata, aku berpendapat aku ini orangnya negative thinking banget, terus mendapat solusi "banyak bergaul dengan orang-orang". Awalnya aku menganggap remeh solusi ini, karena aku banyak meremehkan kebanyakan orang, dan hanya diriku lah yang terbaik dan tersuci, seiiring berjalannya waktu, seperti mendapat pemahaman baru, nobody perfect, begitu juga dengan aku. Aku memahami semua ada kelebihan dan kekurangan, bahkan diriku ini ga hebat-hebat amat, masih banyak kehebatan lain yang dimiliki orang-orang, dan tak akan bisa ditandingi, aku mengerti, banyak bergaul membuat dirimu open minded, dan itu sangat bagus sekali.

Intinya saling memahami dan terus bergerak menjadi lebih baik
anda memang harus galau kalau belum waw ;)

Minggu, 01 Desember 2013

jIN DAN mahasiswa

Jin : Aku bisa membuat dirimu kaya mendadak, aku bisa membuat pria tertampan di muka bumi ini menjadi milikmu, aku bisa membuat dirimu jauh lebih cantik dan menarik dari sekarang, aku bisa menghidangkan semua makanan terlezat di muka bumi ini, aku bisa mengehentikan waktu dan membuat perubahan disana sininya, aku bisa mewujudkan pabrik coklat seperti milik Wonka untukmu, aku bisa menghadirkan James Arthur dalam hari ulang tahunmu, aku bisa menerbangkanmu ke Jepang sekarang, aku bisa menjadikanmu sebagai salah satu personel 2ne1 sekarang, aku bisa mengidupkan Molly yang telah tiada, aku bisa membuat dirimu move on, aku bisa mengabulkan hal besar lainnya, sebut saja pintamu!
aku : Laporanku selesai semua, bisa?
Jin : tidak, Jin tidak bisa bermain dalam amanah, kau mahasiswa, jutaan rakyat yang putus sekolah dan tak tersentuh pendidikan mengharapkan peluang tak terdeksripsikan pada prosesmu disini, di kampus ini. Kau tidak bisa bermain pintas dalam harapan tulus ini, ini akan merusak seluruh tatanan nilai kemanusiaan, Jin cuma bisa bilang, "semangaaaaaat".
aku: kyaaaaa (Gubrak!)
kalo gitu,,,,,, semua yang Jin sebutkan tadi, dibungkus jadi satu dan kabulkan, #CIHUYYYYY

Kamis, 28 November 2013

Orang Dungu

Tolong tanyakan padaku, siapa orang yang paling bodoh sedunia
maka akan ku jawab, orang yang tidak tahu potensi dirinya

Tolong tanyakan padaku, siapa orang paling zalim sedunia
maka akan ku jawab, orang yang mengutuk dirinya sendiri

Aku sedih ketika melihat kamu adalah contoh yang kusebutkan diatas, jadilah temanku yang bertakdir baik dan adilah temanku yang dewasa, menemukan solusi tepat.
Aku tau, perkataan menyakitkan memang sangat melukai, menurutku, perkataan orang dungu untuk apa dianggap diri kita. Mereka yang sembarang berucap tanpa berpikir, menurutku tak lebih dari sampah yang tak bisa di daur ulang, suatu saat nanti, akan ada balasannya, jangan bilang kamu lupa kalau Tuhan itu tak luput mengawasi kita, apa yang terselip di hati dan tindakan terselubung lainnya, dia Maha Tahu dan sedang menyiapkan skenario untukmu yang menang dalam ujian.
Ucapan tak lebih dari sekedar ucapan, orang yang tidak pernah belajar dari ucapan yang pernah terlontar dari mulutnya, siapakah Tuhannya?
Aku, pernah mengalami, saat diri dipandang lebih rendah dan tidak ada gunanya, marah pada orang tersebut-pun aku malas, doakan saja agar dia tidak bisa bersuara lagi Teman, sehingga dia tidak akan bisa melukai yang lainnya, biar tidak ada aku aku yang selanjutnya, bukankah itu solusi tepat?
Tapi yang kau lakukan saat ini Teman, kau meminta kupingmu tuli, agar tidak bisa mendengar argumentnya tentangmu, daya ingatmu lemah, sehingga kau bisa melupakan masalah ucapannya dan hidup berjalan seperti sedia kala.
Aku kecewa, kau selemah ini, selama berteman denganku, apa yang kupercikkan, kau lihat teman, muka ini, mukaku, manis bukan? selalu tersenyum, tertawa melihat orang yang dia sebal, mengesampingkan ego demi komitmen di awal. Kau tau perut ini, perut ini muak dan ingin memuntahkan isinya didepan muka-muka yang hidup ini. Tidak, aku tidak bisa sejahat itu, aku lelah, tapi ini memang diriku, aku tidak akan melukai dari apa yang membuat luka, aku tidak sanggup walau lelah. Aku akan menempuh jalan panjang, aku bersama-sama mengajak kebaikan, berbicara baik apa yang salah dan apa yang perlu diperbaiki. Aku menangis teman, tapi siapa yang tahu muka di balik topeng ini?

jujur, aku lebih sedih melihat dirimu direndahkan ketimbang diriku, kau sudah berarti bagi diriku, jadilah temanku dan jadilah takdir temanku yang baik.
Percayalah, selama masih ada yang percaya kemampuanmu, jangan bertindak bodoh dengan membiarkan potensimu, dan aku percaya padamu. Kita berjuang dari awal, ku mohon kau pun harus menjadi berhasil, agar aku bisa menikmati keberhasilanku ini dengan tenang.

Sabtu, 16 November 2013

Pahlawan Tanpa Batas

Saat ini yang kurasakan adalah kehilangan waktu yang sangat besar dan berarti, tugas deadline yang harusnya tuntas, menumpuk seperti tumpukan sampah tak berguna.

Wahai kalian Pahlawan yang di belakang layar
yang tak tersebut namanya dalam buku
yang luput dari semangat kawan
yang berpeluh dalam sela
Ceritakanlah tentang air mata pada malam yang diam
Ceritakanlah kesakitan pada tembok yang tak bergeming
Ceritakanlah harapan pada angin yang diam-diam mencuri
Bersabarlah dengan penghargaan yang luput
Bersabarlah dengan permainan emosi
Bersabarlah walau sendiri
Wahai Pahlawan yang di belakang layar
Berilah penghargaan pada yang tak tampak
Berilah semangat pada yang tersenyum
Berilah cinta pada yang membuat terluka
Wahai Pahlawan yang di belakang layar
Berilah kebahagiaan untuk dirimu sendiri
Berilah harapan untuk dirimu sendiri
Berilah kawan untuk dirimu sendiri
Wahai Pahlawan yang di belakang layar
Ingatkan kami pada janji Tuhan yang pasti

Berwacanalah lewat tindakan

# Semangat Pahlawan

Pelajaran kali ini adalah mengenai penundaan waktu

  Sekitar pukul 14.00, aku berdiri di tepi jalan sambil mendengarkan musik lewat earphone, menunggu kedatangan bisku, bis ATMO menuju Jurug deket Gerbang Depan UNS. Sembari aku menunggu, aku melihat dua orang lelaki paruh baya, yang sudah dua kali ditolak naik oleh bis MIRA AC jurusan Surabaya - Madiun. Aku melihatnya miris, dan berdoa semoga mereka segera mendapatkan tumpangan ditengah rintik-rintik hujan ini. Saat aku jenuh mendengarkan musik yang tak kunjung kedengaran suaranya karena kalah dengan bising kendaraan yang lalu lalang, aku pun mencabut earphoneku dan hendak memasukkan hpku kedalam tas tentengku, mendadak aku melihat bisku, kontan aku segera menghampiri sambil memasukkan hpku, setelah naik bis, karena keadaan jadi macet ketika bis berhenti hedak menungguku, akupun jadi terburu-buru, dan setelah naik bis, dari arah belakang seperti ada yang memanggil-manggil, "mba, mba, mba, hpnya jatuh" kata salah seorang lelaki tersebut sembari memberi hp, kontan aku melongo sambil menerima hpku yang tak ku percaya tadi terjatuh. Sepanjang perjalanan bis aku merenungi kejadian ini, aku jadi berpikir, bagaimana kalau tadi lelaki itu berhasil naik bis, masih adakah orang jujur disana yang akan mengembalikkan hpku, sepertinya Tuhan sengaja menunda keberangkatan lelaki tersebut, agar leleaki tersebut bisa menolongku. Ketika penundaan terhadap sesuatu yang kita inginkan akan bermanfaat bagi orang lain, alangkah indahnya hidup ini. Aku jadi tidak akan berburuk sangka terhadap apa yang tertunda terhadap apa yang kuinginkan agar terjadi, aku rela agar bisa bermanfaat bagi kebaikan orang lain, kapan lagi kita mempunyai kesempatan untuk menolong sesama, karena sejatinya kita suka sekali ditolong.

   Aku pun jadi berpikir, atau karena tadi sebelumya aku memberi makan pada salah seorang teman sehingga aku mempunyai kesempatan untuk ditolong seperti ini? apapun itu, aku bersyukur dan memahami, everything happens for reason, right?
Oh ya, sampai lupa, aku berpergian dalam rangka menghadiri seminar gratis dari LSM Aanak Negeri yang bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri, mengusung tema "Penguatan Peran Pemuda dalam Upaya Menciptakan Tatanan Politik yang Berpihak pada Kepentingan Publik" di Aula Akademi Peternakan Karanganyar pada pukul 9.00 dan mulai sekitar pukul 11.00 dikarenakan pembicara yang telat. Alhamdulillah, selain dapat makan siang, modul, uang 15.000, ada yang lebih berharga yaitu bertemu rorang-orang penting nan berkarakter dan ilmu baru yang waw. Adapun yang kudapat adalah,  mengenai perubahan politik dimulai dari dalam sendiri, pemerintah melakukan pendekatan struktural dan kultural dalam terlaksananya peraturan yang ia buat, adapun pendekatan kultural dengan mempengaruhi orang-orang penting agar seiya sekata dalam berespon dengan maayarakat sekitar (jadi mau nih menjadi orang penting dalam masyarakat, aamiin). Dana yang dikeluarkan untuk pesta demokrasi pemilihan tidak main-main jumlahnya kalau ditotalkan se-Indonesia, seandainya untuk pembangunan infrastruktur....
Pilgub Jatim aja menghabiskan dana 1 T untuk pemilihan dua kali...
Kita perlu berperan dalam politik jika menginginkan Indonesia yang lebih baik, kegagalan politikus senior jangan membuat kita apatis dan menerima apa adanya, lebih baik kita turut nyebur untuk menumbang apa yang salah.

    Orang Inonesia kebanyakan menghargai yang lebih visual dibanding yang tak tampak, seperti mendahulukan makanan daripada buku. Pak Kandiyawan pernah berbincang-bincang dengan orang Jepang, sambil mengitari UNS, orang jepang itu berkata "lewat sini lebih dekat" , lalu pak Kandiyawan bertanya "kok bisa?", lalu orang Jepang tersebut menjawab " saya sudah mengitari UNS dan menghitung langkah kaki, lewat sini lebih cepat". Bandinkan dengan orang Indonesia yang cuma memandangi sekitar sambil foto-foto, kemajuan teknologi dan informasi menyebabkan kita tidak bersedia berpikir capek dan ini berbahaya.
Indonesia diharapkan lahir jiwanya tidak sekedar raganya.
Bertindaklah melalui wacana, jangan cuma kebanyakan omong tapi no action. Contoh Pak Jokowi, bertindak dahulu baru ngomong.
ikut memilih dalam pemilu karena dibayar, itu bukan partisipasi akan tetapi mobilisasi.
menjadi nomor satu itu baik akan tetapi menjadi yang satu-satunya jauh lebih baik, beranikah kita melawan arus?

Setelah selesai mengikuti seminar, berdiskusi dengan sahabat mengenai GMNI engan PMII yang ga beda jauh, jauhnya terletak di uang. Masalah kreibilitas ketua sekarang yang sepertinya dan memang gagal menjadi ketua, dan salah seorang sahabati yang mau tampil sebagai pahlawan padahal bajingan dan anehnya dia mendapat apresiasi itu, berarti bukan w yang jahat jika w merasa ada yang gak beres dengan makhluk yang satu ini. Apapun itu, semua memang mempunyai kekurangan dan kelebihan, dan w merasa orang-orang sini aneh, egonya besar tapi merasa rendah diri, semua ingin tampil dan mengeluh jika mandiri... wiss aku memang lagi sebel ama makhluk-makhluk disini. Maaf

Minggu, 03 November 2013

Rentetan Pertanyaan

Pertanyaan pertama, w heran kenapa ya tiap nulis blog itu pasti selalu dalam keadaan suasana hati gak enak dan pastinya lagi lowong, w gak pernah nulis dalam keadaan happy.
Kadang w juga berpikir, pertanyaan-pertanyaan yang selalu melintas di kepala w ini, juga pernah gak c mampir di dalam diri kalian, karena w orangnya suka sekali bertanya tapi gak lebih sering gak berani mengungkapkannya.
Hal yang aneh ketika w bertemu orang lain, seakan-akan orang lain itu bukan dimensi kita, sehingga kita tidak bisa merasukinya dan tau sifat aslinya, dan kadang dengan bertemu oranglain, w mempertanyakan kehadiran w dimuka bumi ini, seperti not like me dan aneh. Kadang w pengen bisa berukar posisi jadi c dia, gimana ya rasanya?
Kapan ya w bisa menjadi orang sukses, punya segala yang w mau, dipandang lebih ama orang, dan berada diantara mereka-mereka yang terhebat dalam keadaaan sejajar. w punya planning, tapi bner-bener susah jaga konsistensi untuk meraihnya. Contohnya kalau w mau kuliah ke luar negeri, otomatis bahasa inggris w mesti jago dan setidaknya bisa percakapan sehari-hari, whhuuaa, bener-bener susah belajar bahasa inggris tiap hari kalau gak les, tapi w ga pantang menyerah, walau seperti main layang-layang yang tarik ulur, w wajib ke luar negeri, aamiin

Sabtu, 26 Oktober 2013

Tuhan Izinkanlah Aku Tuk Mati Sebentar

Tuhan, izinkanlah aku tuk mati sebentar, sebentar saja, selama aku siap untuk menatap dunia yang telah Kau persiapkan untukku, skenario cobaan indah yang Kau kan berikan untukku, orang-orang terkasih yang tulus menyayangi diriku. Ya Allah, kapan aku berjumpa dengan mimpi-mimpi indahku, kapan aku bisa memiliki orang-orang yang ku tunjuk menjadi penyayang dalam diriku, kapan aku bisa melihat mereka yang jahat kena batunya, kapan aku menjadi apa yang aku idamkan
ya Allah, sampai kapan semua ini akan bermuara, sampai kapan letih ini sirna, sampai kapan aku bisa tersenyum lagi.
ya Allah, kini aku meragukan kemampuan dalam diri padahal Kau selalu percaya akan kekuatanku untuk menopangnya. Kini aku menjadi manusia yang kurang bersyukur, kurang mengerti, kurang memahami, kurang belajar.
Ya Allah, aku menyayangi-Mu, aku rindu pada-Mu, tapi aku tidak tahu apa Kau menyayangi diriku dan rindu pada diriku, mengingat aku belum menuntaskan cobaan yang Kau amanahkan padaku.
Kini yang tersisa tinggal aku seorang diri, menghadapi kerasnya ego mereka dan ketidakberdayaan dalam membela. Ya Allah, andai aku boleh mengadu dan mengumbar kesedihanku, tentu sudah ku lakukan, tapi aku percaya Ya Allah, Kau tidak suka hamba yang suka menjual kesedihannya.
Aku ingin tegar aku ingin tersenyum, aku ingin bahagia, tapi pikiran ini membatasi dengan apa yang ku inginkan, padahal sejatinya masalah tak akan selesai dengan pemikiran semata.


Selasa, 22 Oktober 2013

Ingin Ku Damprat Satu-Satu

well, loe tau besi meleleh yang mendidih d tungku itu kaya apa? klo ia, lu pasti akan lebi mudah memahami apa yang w emosikan saat ini, emosi w meluap, meledak, terbakar, membara, berenang ke segala arah. ingin aku meraih rambut-rambut di kepala mereka dan w jambak-jambakin satu persatu atau perlu, w caci maki ja mereka secara tak bermoral.
namun apa daya, diriku ini masih berakal dan berhati, aku percaya, Tuhan tdak tidur, Tuhan tidak buta, Tuhan selalu mengawasi hambanya. Ku serahkan semua ini padamu Tuhan, karena aku pun tau, bisa jadi yang ku anggap benar ini adalah salah, bisa jadi memang aku yang salah, dan bisa jadi ini terjadi karena komunikasi yang salah.

oke begini abstrak nya, aku didaulat menjadi sekretaris dalam kegiatan perekrutan anggota baru, rapat 2 bulan, dan H-10 surat proposal belum jadi, emang w goblok.. w gak tau napa w bisa bikin surat selama itu, yang w yakini memang ada kesalahan w namun kesalahan mereka juga berperan andil dalam hal ini, tap sikap mereka... w telen lah semua itu tanpa perlu mengalasankan kambing hitam pada mulut-mulut mereka yang caci, pada raut-raut muka yang membenci, dan pada sikap-sikap mereka yang tidak menghargai.
Haruskah w sembah sujud and say everything is my fault gtu?

 lagi genting-gentingnya gini, rapat malah di bubuhi acara perayaan ultah salah satu panitia lah, goblok, napa gak nunggu akhir bulan. Malah dia cuma fokus ngerayain satu orang, padahal bulan oktober ada 2 org lain (udah lewat pula tanggalnya), w tanya tuh tmn w suka yg ultah ampe terburu-buru banget, di jawab ngga (w tau banget lah gaya u). Mana mau ngasih kado, w suruh ja ke personal ja, lg pula tujuan diadakan perayaan ultah untuk semua kan juga untuk menghindari kecemburuan sosial. mbuh lah, yang jelas sebenarnya w ga suka ini, kesannya gak menghargai rapat, malah w yang dipermasalahkan.(tmn w jd mandi sblm rapat, dan sorry, walaupun u lg ultah w gak bisa jaga sikap, u masih banyak dosa ma w, w cape mendemnya, makanya punya mulut dijaga dan ga usah sok tau, kalo u bisa mikir, w lebih dewasa dibanding pemikiran sempit u. Setidaknya temen w ini bahagia, aku pun turut bahagia juga).
Intinya, makanlah kalian dengan apa yang kalian mau makan, ga usah mikir dalam skala kebersamaan, muak w ama orang-orang kaya gtu.

dan pengurus kita, padahal dia berani membantah omongan juniornya dengan menyebut omongan setan, tapi ketika ketua umum bilang rapat di undur, dengan perlahan dia sepakat, seperti menjilat sepatunya sendiri, tidak ada harga, buat apa omongan-omongan u.

ketua panitia kita, yang tidak menghargai omongan cowo, tapi gentar ama gebrakan omongan cewe yang nonsense, huah... aku harus berproses dalam lingkungan yang tidak prospek?

dan bendahara kita, mantan sekretaris teladan dari mapaba selanjutnya, meremehkan kemampuanku, meragukan daya kenalaranku, pesimis terhadap keseriusanku
makan aja tuh buah pemikiran u, w telen semua, w juga gak peduli ma urusan lu

mba q yang kadang pintar tp lebih banyak oonnya, galau dengan pacar payah dan setia menjalani hubungan penurunan kualitas hidup. kalo marah, w males deket" dia

ketua umum kita, yang cuma bisa bilang ya, dan ngatur tanpa ikut berproses

sekian, w cape dan ngantuk, dan blm ngerjain tugas


Kamis, 19 September 2013

Untuk apa iri pada yang cantik, pada akhirnya hanya punya satu jodoh

Pernah terpikir padaku, kenapa sih w mesti iri ama wanita-wanita cakep di dunia ini, toh masing-masing sudah ada jodohnya, toh dengan pasangan jodoh w, w akan nyaman dan ga mau nambah yang lain, hanya cukup satu. Pada akhirnya semua akan berakhir pada satu.
Lantas kenapa harus tetep iri, apakah ini sebuah rasa kehausan ingin diakui sebagai karya Allah yang paling menawan, menikmati seluruh perhatian yang tercurah padamu, menikmati semua berkah yang bisa di bawa oleh fisik cantik. Cantik itu seperti setan, seberusaha sekuat apapun kau merendah diri, masih menyisakan secuil rasa congak berlebih pada diri sendiri, salah-salah, sumber kebahagiaanmu adalah kecantikan itu sendiri.
Salahkah orang yang membenci wanita cantik? salahkah wanita cantik memiliki kecantikan?
si cantik seharusnya berterimakasih kepada yang jelek, berkat mereka, si cantik di bilang cantik, dan si jelek seharusnya berterimakasih kepada yang si cantik, berkat mereka, si jelek mendapat cinta yang tulus. Begitulah cara malaikat cupid membagi keadilan?


Duduk di Depan aja masih bisa ngantuk apa lagi di belakang?

Salah seorang temanku mengatakan bahwa diriku rajin sekali, duduk di barisan paling depan dalam mata kuliah agrofuel, dia ga tau tadi w sempet tidur walau di depan dosen persis.
gapp og, dosennya baik ato mungkin manusiawi
:)

Ketika yang lain pada bergerombol bercengkerama, aku malah terlihat mencolok dengan ketersendirian diriku di depan umum. Aku hanya merasa malas saja mengobrol dengan obrolan basi dan sok sksd pada mereka, aku nyaman dengan ketersendirianku, bukan berarti aku egois, aku bahkan bisa lebih peka dari orang sosialis sekalipun. Andai mereka juga memiliki keberagaman cara memandang obyek yang sama yang seperti ku punya, tentu kalimat "menutup diri dari angkatan" tak akan menakuti diriku untuk menjadi diri sendiri dan berhenti sok senyum di saat diri males senyum.

Pahit itu ketika u bener-bener berempati tulus, namun yang lain menjuluki dirimu sebagai sosok 'c modus'
I know, butuh konferensi pers saat ini.

Berubah itu ketika lu liat tampang-tampang temen SD lu saat ini
amazing booooo


Sabtu, 14 September 2013

Aku masih sayang kalian secara adil

hmmmm, aku terpaksa berhijrah ke blog, karena teman-temanku, ya mungkin mahasiswa yang tingkat sensitifnya melebihi cwe PMS.. shit, tmn-tmn sd w aja, yang ga ngenyam bangku kuliah, pada biasa aja, come on, aku merindukan tenggangrasa dan etika pluralisme.. ya ya ya, lupakan mereka, tau apa mereka tentang keberagaman, yang tau persaingan, ip bagus, dan tugas kelar... I know, w terlalu memandang buruk mereka, ya ya, itu karena w ga mau kenal lebih dekat dengan mereka, I know Iknow... Ok lupakan sejenak tentang mereka, tentang pengusiran mereka secara tidak langsung di media sosial w!

w lahir di sragen, saat ini bapak w sedang di Jakarta dan mama w di Kalimantan, sewaktu ditanya w mw tinggal dimana sehabis kuliah ini, w jawab: Lampung.
Mereka ga tau dan ga akan pernah tau sampai w bersedia menceritakannya, buat apa masalah ini di konsumsi publik oleh orang-orang sekitar u, karena w ga suka berita w dikonsumsi oleh orang-orang yang cuma kepo.. dan aku juga ingin terlihat kuat, ingin bertahan oleh omongan-omongan mereka tentang habit w yang bermasalah, gpp, w benar-benar menghargai itu dan w juga pengen kok menjadi yang lebih baik. Dan alasan kenapa w harus mencatat semua ini apalagi di media internet seperti ini, karena ku rasa,,, w bukan orang yang bermasalah sendirian yang menjadi pengguna internet, agar mereka bisa membaca tulisan w, dan w bisa membantu keterpurukan mereka... sekali lagi tanpa pandang nick, status lebay, status palsu and bla bla bla yang temen Mahasiswa w itu pada gak suka!

O ya ampun, w lupa mencatat sms dari mba Deny semalam, mengenai kekurangan dan kelebihan orang, karena, w cenderung benci setengah mampus ama orang yang sedang berkelakuan buruk kepada orang lain, bukan pada w, kalo pada w mah, w akan berusaha setengah mampus buat cari positif thingkingnya dan selalu berakhir pada intropeksi diri (eitz, awas pada jahat ma w, karena terkadang, emosi dendam w kadang muncul kadang ngga, tapi ga sampai anarkis sih, paling cuma lewat text book aja, mungkin bagi yang baca bakal merinding bulu kuduknya... haha, seandainya mereka tau, that just text man, pada akhirnya aku adalah manusia yang dibekali dengan hati).
ada yang beda ketika w marah dengan gebetan w, entah kenapa... perasaannya nyampai aja ke w, mungkin w yang lebay atau salah mengimajinasikan isi pesan sms, I don't know, seperti dia tau w keseluruhan dan dia.... sulit dijelaskan, intinya seperti sehati dan sepemikiran, tapi tetep, cowo yang harus tanggung resiko dalam urusan tembak menembak.... w akan kasih waktu dalam 2 minggu, kalau gak ada perubahan, w ga mau ngarepin lu lagi, walau dalam w minggu itu u nembak w, w tolak (semoga aku kuat ya Allah, aamiin  :X).

Sampai dimana kita? o ya... semalam sangat buruk sekali dan aku melihat diriku sangan mengerikan, bukan secara fisik karena secara fisik w sangat menarik (PD beut), but secara psikologis... eh ngomong-ngomong bahasa w campur aduk bhs. ind ma bh,ing ya, ya ampun, jangan sampai salah arti maupun salah konsep deh, aku ga mau di omongin media massa ala vicky :(
kembali ke topik, yaaa, aku menyesal telah berbuat jahat, mengirim sms yang terlalu mengikuti emosi, selalu begini, padahal yang jahat duluan siapa to, giliran endingnya, aku yang selalu merasa bersalah, hiks :(
apa pun itu,,,, I 'm sorry my friends, terlebih lagi gebetan w, :( susah payah w kasih sinyal ampe banting harga diri karena itu bukan gaya w banget, agar kita, hubungan kita jelas mau dibawa kemana, tapi sekarang... no message, no calling, no fb, (biasanya juga gitu, dia mmg cuek bgt, jangan-jangan w lagi yang ge-er, :(  , .... 2 minggu again)



Selasa, 10 September 2013

Mungkin Allah Lebih Senang Aku Sedih Karena Disaat Sedih Aku Rajin Mendekatkan Diri Pada-Nya

Ok, w sedih saat ini, mau tau apa yang w pikirkan saat ini, w mikirin Jakarta yang mau tenggelam pada 2050, w mikirin tugas yang belum w kerjain padahal lagi maleess banget ngerjainnya, w mikirin kuliah Gentika Tumbuhan tadi pagi yang sangat singkat dan menyisakan kekhawatiran untuk menatap ulangan esok harinya, w mikirin kisah cinta w yang tragis, karena disaat w sudah bisa move on dari mantan karena gebetan w yang w anggap lebih kece... berakhir pupus dijalan juga... wassalam, w mikirin gimana rasanya pacaran di ruang tamu depan kamar w -__-, w mikirin tuh gebetan w beneran gak suka w kali ya, w mikirin kenapa cuma w doang yang sedang patah hati :'(, oya, w juga mikirin, kertas jadwal kuliah w yang ilang padahal w belum hapal jadwalnya, iiii

rumah kosong, ada yang mau malingin
giliran hati w yang kosong, cowo mana yang mau malingin... 

jujur, film yang sad ending itu jarang yang laku... please jangan sad ending dong nih kisah w

melupakan lu kok ga semudah menyukai u ya

oke oke, apapun masakannya, tinggal pake royco jadi enak

ini kisahku, apa kisahmu?

# lagi males banget ngelakuin aktifitas, payah ah


Senin, 09 September 2013

Sayangku Jangan Pernah Kau Tinggalkan Aku Walau Terkadang Kau Ingin Mendua

Sebenarnya w pengen bgt update status fb mengenai judul diatas, tapi w malu kalau banyak yang koment yang ngga-ngga, yah tau aja deh, mungkin di kalangan mahasiswa itu, galau merupakan hal yang tabu dan patut di benci untuk diperangi... Tapi yang w rasa saat ini ya itu, sedih...
Dan... mengenai kedua orangtua w... kepada siapakah aku harus memihak dan berkeluh kesah, tiap mimpi buruk yang dapat hadir ketika teringat kuat..

Bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik menurut-Mu... aku akan menjalaninya semua ini, setiap derit nafas yang mengiringi.. tak w sangka, begitu banyak perubahan saat ini.. Masa depan yang dulu dengan mudah w rencanakan, perpisahan yang bahkan ga w pernah andaikan..
Papa, semoga kuat menjalankannya
Mama, semoga menemukan kebahagiaan
Sasa dan Irin, semoga kalian selalu bahagia dalam kebaikan

Sabtu, 07 September 2013

Gak ada Yang Ngajakin W Main Badminton -.-

Dari hari jum'at w pengen banget main badminton, w mw sms anak-anak agar main, tapi ga enak, ntar disangka modus dan selalu berakhir kaga jadi main. dan detik ini juga mereka lagi main tanpa ngajak w!
Apa maksudnya coba, main tanpa w, MANA ASIK WOY.  -_____-
Dikamar ini w berusaha menyabar-nyabarkan diri, walau dalam hati pengen gue pentung tuh pala mereka satu-satu ampe bonyok, kampret pada. Terus sekarang w ngapain dong, rasanya w pengen ngucluk nyamperin mereka, membubarkan secara paksa kegiatan permintonan mereka, bubar secara anarkis! Haaaah, kapan sih kejadian mengenakan menghampiri w dan bertahan selama satu hari penuh, satu hari penuh aja, hanya satu hari...
Gua ngebayangin, pasti mereka lagi gembira main raket, soalnya asal tau aja sob, tiap main raket selain membakar lemak, pasti ada moment-moment yang lucu, entah itu kok mendarat di kepala lu terus temen partner u dengan semangatnya tetap menangkis sampai pala u terhuyung-huyung kedepan :D, Pose lu yang ga banget waktu mencoba menangkis kok yang mendarat duluan di belakang lu, permainan menegangkan sewaktu bermain kok didaerah dekat net, dan pasti gaya-gaya banci mereka keluar waktu main badminton ini, hahaha, ya sudahlah, aku menghargai keputusan kalian untuk tidak mengikutsertakan w dalam permainan kali ini, semoga bahagia. Wassalam. Salam permusuhan dari w, Susanti kalian!!!!


Kamis, 05 September 2013

Mungkin Memang Takdirnya, Kau dan Aku Takkan Mesti Bersatu

Tiba-tiba selalu saja terngiang-ngiang, kutipan lagu ungu yang dinyanyiin oleh vika, apalagi pas w beranjak pergi, statement akhirnya mengatakan "Mungkin Memang Takdirnya, Kau dan Aku Takkan Mesti Bersatu"
haha... what's the hell, 2 hari yang lalu, jam 11 malam, aku bersms ria dengan salah seorang sahabat, akhir kalimat smsnya mengatakan " awas ya jangan dijadikan pelarian lho" dan aku pun menyakinkan kalau aku memang udah tidak suka mantanku, dan pukul 12.00 malam, satria sms w dan nelpon w, mau tau maksudnya apa, dia ngajakin w makan malam! what the hell, loe pikir w kuntilanak yang makan kembang tengah malam-malam buta. Berhubung dia udah berada didepan kos, ga enak juga kalau ga nemuin, walau niat w nemuin itu pengen ngusir dia, HAHA

-.- baru buka pintu, satria sms kalau dia udah pergi,,,,
lalu kita telpon-telponan, yang dia mengatakan ingin mengajak balik, saat itu juga w bilang ga bisa. Yah karena w memang udah move on :p
yang bikin w bete tau ga sih, dia ngajakin orang pacaran..... by phone... no flower, no song, no romantic. bahkan kambing aja punya sisi romantisnya
Mungkin memang w harus mengikuti perkataan guru w,  "udah tinggalin aja, cari yang baru" dan w akan mengikutinya benar-benar..... but, w jadi ngerasa berdosa, karena satria bilang kepikiran w mulu minggu-minggu ini, w jadi ga enak. (w cenderung memperlakukan orang sesuai dengan yang ingin w perlakukan, dan w ga mau cinta w bertepuk sebelah tangan, bagaimana dengan kasus satria ini, bagaimana kalau w tolak dia jadi ga bisa melanjutkan kuliahnya, tidak bisa menata masa depannya, tidak bisa berpaling dari w????)
Halah lebay, ga mungkin sosok kaya dia bisa terpuruk sejauh yang w harapkan, w jadi menyesal, waktu, energi dan tetes airmata yang w tabung selama ini buat dia, please, orang kaya dia memang benar-benar ga bisa di harapkan..... semoga lu bahagia dengan yang lain Aamiin.

dan bagaimana dengan gebetan w yang ke-64 ini, huuh, w juga mau nyerah aja dah, saat ini w bener-bener ga suka dia, kenapa? tau ah, apa mungkin kegagalan berpacaran menyebabkan w males mengukir cinta lagi? mbuh lah.
Saat ini, w berasa, tidak punya siapa-siapa yang bisa w pake untuk menopang, my parents lagi mengalami masalah, ade-ade w sedang berkutat dengan perasaan yang mereka alami (semoga kalain menjadi anak yang soleha ya, aamiin, maaf kakak ga bisa membantu dulu   -.- ), temen-temen sedang berkutat dengan kuliahnya, dan w males ngerjain tugas kuliah w!
Mungkin memang w didesign sebagai makhluk yang ga usah mengenal cinta-cintaan
mungkin dan bisa jadi (gaya eat bulaga :D)

moral value ini, jangan biarkan perasaan membatasi aktifitasmu
oke, jam 11 paling telat w dah berangkat ke kampus, aamiin  :( bener-bener males, tapi mesti cari bahan buat tugas!

Senin, 02 September 2013

Antara Aku, Doi dan Kalian

well well well, apa yang u rasain ketika u berbuat modus?
kalau w sih berasa dosa gitu ya, tapi tanpa modus, gimana w bisa ngirim sinyal ke dia kalau kita itu ada "ehem" ke dia :D. Tapi yang bikin cape itu, c dia yang terlalu oon tetep aja nganggep w suka ama yang lain, hadeeeeeh jangan ampe kejadian deh ama kalian-kalian ini ya, cukup w aja. Please, karena rasanya itu nyeseeeek banget, ya masih beruntung juga sih orang yang w taksir belum punya gandengan, kalau sampai titik itu, rasanya ------- (Layar anda tiba-tiba padam).

em, kembali serius, w ga tau apa yang w rasain untuk kali ini, untuk pertama kalinya w berani ninggalin mantan pacar w yang pertama, untuk fokus suka ke dia seutuhnya, tapi w juga gak tega ngerebut dia dari semua orang yang suka dia karena mereka juga teman-teman w. Inilah yang dinamakan 'di persimpangan antara cinta dan sahabat'  hikz

Di satu sisi w juga takut kalau tidak segera ambil tindakan akan berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup w selanjutnya (halah lebay), ya karena w termasuk orang yang susah untuk jatuh cinta ( tapi kalau sekedar suka"an, lirik"an, banyaaaak, gebetan w kalao w itung udah berjumlah 64, dari semua itu cuma terealisasi 1 orang, itupun menjalin hubungan hanya 2 minggu secara LDR! what the hell! seburuk itukah reputasi w  --__-- ). Seharusnya dari awal w mengikuti perintah Bapak w ya, agar ga pacaran, jadinya begini, sekali ngerasain pacaran gitu dah, status-status fb w banyak yang nyeleneh, temen-temen pada geleng-geleng, padahal kan w cuma iseng, tapi ya sudahlah, orang boleh berpendapat dan kita cukup mengapresiasi, walau disatu sisi w jengkel juga, napa sih cuma status aja jadi pada ribet, kalau mau main itung-itungan w juga bisa, temen fb w juga banyak yang update status kaliber, koment dan pemikiran yang tak beradab, toh itu semua ga w komplain, paling cuma bertukar pikiran secara baik-baik agar mereka juga jadi baik. Kembali ke niatan awal kalian main fb itu buat apa, buat pertemanan to? ato w salah? kalau w sih, fb itu buat ajanng pengakraban dengan temen ia, mengevaluasi kehidupan sendiri dengan orang-orang sekitar ia, mengajak kebaikan pada khalayak lain ia, berbagi sesuatu yang menarik non monoton ia, mendapat wawasan baru yang tidak ditemukan dibangku sekolahan juga ia.

So, ga usah deh tulis-tulis status sharing ke khalayak ramai, 'berandaku penuh spam oleh c dia'
kalau u mau privasi ya ga usah temenan wae to, ini demokrasi, toh cuma cuap-cuap bukan mencemarkan nama seseorang, terkadang pelajar kita ini kurang mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kalian mau tau dan mau tanya, ada saatnya juga w ill-feel sejadi-jadinya ama status kalian, dan kalian pernah juga nyampah diberanda w, tp w ya berlapang dada walau sedikit sombong karena pamer di blog ini :D
Liat nih karena kerisauan kalian mengenai pengganggu beranda, w jadi hijrah status ke blog, kalau sampai kalian nguber dan koment ga enak disini juga, ya nanti w hijrah lagi.
Dan aku memahami pendewasaan kalian masing-masing, karena hidup banyak ilmu ketika kalian diam mencermati ketimbang terlalu mengikuti arus subjektifitas.

W jadi lupa ama calon pacar w satu ini, sampai dimana ta? em tapi w juga takut ketauan, soalnya banyak sekali orang kepo yang rajin di abad ini, nanti ketauan ada dua kemungkinan yang w rasain. Kemungkinan pertama kalau cinta w ga bertepuk sebelah tangan ya w seneng-seneng aja, kemungkinan kedua kalau cinta w bertepuk sebelah tangan, jangan harap w mau nongol didepan orang yang w suka, iiiii. Ngomong-ngomong masalah fifty-fifty ini, u pernah ga sih berpikiran, kalau c 'dia' juga mempunyai pemikiran yg sama, sebenarnya dia juga suka u, tapi takut lu kaga suka ke dia, jadi dia takut nembak kalau bertepuk sebelah tangan. Uuuuuh jangan sampai deh ini kejadian ma w, karena pasti nyesek banget kalau ga jadi bersatu ;(

Sebenarnya, w ga suka cowo terlalu ganteng dan ga suka juga ma cowo terlalu jelek, sedeng-sedeng aja itu yang paling bikin w nyaman
-.- tapi bagi w, dia terlalu ganteng, males w kalau jadian ma orang yang bakal buat cewe-cewe disekitar u pengen nikam lu. Mengutip perkataan dari salah seorang sahabat, sebut saja mawar walaupun orangnya itu cowo berambut gondrong :D "melupakan wajahmu tak semudah membalikkan telapak tangan". Andai w punya kekuatan yang bisa bikin orang amnesia, saat itu w bakal gunain untuk nembak lu, kalau jawabannya di tolak, ya tinggal w bikin lu amnesia, xixixixix
# ga mau ambil resiko mode on

Sekarang ini lu lagi ngapain ya, duhai bidadara-ku (geli banget ih), tapi kok ya w merasa kege-eran juga ma dia, kayanya dia juga ngasih sinyal ke w, tapi sekali lagi, w takut nanggung malu kalau ga sesuai ama yang w prediksikan. Tapi gimana jalan keluar dari semua permasalahan ini, masa mau pake modus nembak ala dibajak kalo di tolak, ini ga bakan menimbulkan efek jujur dari si doi. Di kasih klu tentang orang yang sedang kita taksir, malah yang rame temen-temen sekitar kita sob. Harus face to face dan berani ambil resiko
....

sekian
untukmu yang disana, semoga hari ini mampu memperkaya senyum kebahagiaanmu
aamiin

from: ur secret admirer
muach

Rabu, 28 Agustus 2013

Anda memang wajib Galau kalau belum WOW

      well, banyak yang bilang penyakit galau mematikan, bikin orang jadi alay, ill-feel dan hal negatif - negatif lainnya. Tapi, sampai pada detik ini, w menemukan sesuatu yang beda, justru nyeremin bro kalo u biasa aja di saat kondisi tidak kondusif lagi. Dengan kata lain, insting u untuk maju itu udah tumpul atau patah, makanya dengan galau itu u kepikiran mulu untuk terus move on dan bangkit dari keterpurukan kan... well makna galau disini semakin blurrr, sebenarnya galau itu di titik suramnya dan di titik bangkitnya  itu kita sebut move on, walaupun dianggap demikian, see, sama aja kan. seperti kata pepatah mengatakan " perjalanan 1000 km dimulai dari langkah pertama". so u mesti galau dulu baru bangkit, tapi kalau galau galau mulu ga berkesudahan itu bagus ga sih?
      Jelas jawabannya ga bagus lah, ternyata dalam galau itu kita bisa menjadi manusia yang tidak pandai bersyukur... for sample aja nih, misal kita galau abis di putusin pacar, mungkin memang dia belum jodoh terbaik kita, masa iya lu ga mau nukerin sule (anggap mantan u) dengan morgan (anggap jodoh u yang tertunda di masa depan nanti,    :)    well ga bermaksud menghina yaa, hanya memberikan gambaran lugass agar loe loe loe ngerti maksud yang w maksudkan).
Atau u galau karena belum dapat kerjaan, mungkin disitu Tuhan pengen nunjukkin kalau u bisa kaya lewat wirausaha.
      Memang w akui bangkit dari galau itu ga mudah sob, dan terkadang mood naik turun, disitulah peran kebersamaan, kalau u galau, u cenderung mengacuhkan orang"disekitar u, padahal mereka bisa ko buat u seneng. coba deh tengok keluarga kita, orangtua kita, adik" kia, kakak" kita, saudara" kita, teman" kita, w yakin semuanya ga akan ninggalin u sendirian untuk mengatasi masalah pribadi lu, seandainya saja u mau berterus terang..... dan mengenai berterus terang ini, w pernah beranggapan dengan curhat, w akan membebani orang yang dicurhatin w, dengan masalah w. Pendapat itu salah besar bro, justru orang itu sakit bgt kalau lu ga bisa terus terang kepada mereka selama ini, karena mereka dianggap payah dan ga bisa berbuat buat kebaikan lu... Ingat, kebahagian itu adalah ketika kita saling memberi... Pernah ga sih kita bahagia sendiri? pasti secara langsung maupun ga, ada campur dari pemberian seseorang
entah itu senyuman, lawakan, gambaran, tulisan,dll... ini semua tentang interaksi kompleks bro, jadi dengan galau hadir di tengah" interaksi kompleks kita, masa ia semua jadi bergetar, jangan lebay pliiis... hidup ini juga mesti seimbang kok... :) tidak ada kebenaran yang pasti melainkan Tuhan ;)


lu tau ga,, tulisan ini w tulis di kamar kos w yang deket dengan ruang tamu, memang apa masalahnya??
ya masalah lah, asal u tau, w barusan berdamai dengan keadaan w yang ga bisa balikan lagi ma mantan, dan di ruang tamu w jadi nyamuk vegetarian melihat temen kos w lagi berduaan disana
tunggu, ini malam kamis kan, bukan malam jum'at?
apapun itu, toh w udah berdamai, jadi w smile aja, nikmati aja dulu masa single lu, sebelum terikat sesuatu yang alay namun mengenakan :D
(jujur, w menganggap pacaran itu alay bgt sob, masa ia lu ga malu manja"an ama pacar di saat u sedikit demam, iuh, entah kenapa w illfeel, well, apakah aku mengalami kelainan... lagi" biarkan waktu yang mengajari kita semua ini... sepertinya sekian moral value yang w tangkep dari pelajaran hari ini, Rabu 28 Agustus 2013, dan w juga udah ngirim proposal w yang tenggat waktunya nanti jam 12 malam :D)

Selasa, 02 Juli 2013

Aku Melihat Kalian Begitu Istimewa

02 Juli 2013

     Mataku kembali dibukakan mengenai kehebatan orang-orang disekitarku, ada yang hebat dalam dunia tulis, hebat dalam dunia politik, hebat dalam dunia eksis, hebat dalam dunia spiritual, hebat dalam seni, hebat dalam olahraga, dan beragam hebat lainnya yang menjadikan mereka bisa menjadi orang yang sesungguhnya diciptakan menjadi khalifah di dunia ini. Aku iri dengan kelebihan yang mereka punya, padahal sama-sama makan nasi dan juga sama-sama dilahirkan dalam keadaan kosong, mengapa hasil output begitu berbeda sangat jauh? Aku sedih dengan diriku sendiri dan sekaligus ingin berpacu agar bisa menjadi manusia yang dapat kembali diperhitungkan. Aku ingin bisa hebat dalam segala bidang, tapi apa mungkin, mengingat kita adalah makhluk terbatas dan mempunyai karakteristik keunggulan yang berbeda-beda, aku ingin menemukan bidang apa yang merupakan potensiku, tapi aku malah sama sekali tidak bisa melihat dan malah seperti tersesat tak punya bakat.
     Aku cenderung melihat hasilnya tanpa mau menikmati tantangannya, orang hebat mungkin juga hebat dalam prosesnya, karena semua dinilai berdasarkan usahanya bukan? yang aku butuhkan saat ini hanyalah menjadi pribadi yang menyukai tantangan bukan belajar menjangkau orang tersebut. Tantangan itu pun berupa bagaimana mempertahankan eksistensi dari disiplin, menjaga komitmen dan merancang pikiran agar terus semangat maupun selalu positif thinking. Percaya pada kemampuan diri sendiri bahwa diriku bisa melebihi mereka.
energi perbaikan, semangat :D

Minggu, 02 Juni 2013

mapaba penuh cerita :D

2 Juni 2013
Minggu

huft, bener-bener amazing, sepanjang aku lihat, aku rasakan dan aku nikmatin, dan aku menjadi merasa bahwa tidak ada apa-apanya dianding dengan mereka yang mempunyai kelebihan luarrr biasa
aku jadi semangat untuk memacu diri lagi
terimakasih ku ucapkan pada Allah atas semua rasa kasih sayang-Nya juga kesabaran-Nya, so mulai sekarang
talk less do more
#garap tugas
(cerita spesifiknya menyusul kemudian)

Selasa, 28 Mei 2013

surat asa untuk mama papa

     Mama Papa, maafkan anakmu yang belum bisa membahagiakan kalian, yang belum bisa membuat kalian bangga dan yang belum bisa membuat kalian bersyukur atas diriku. Rasa sayang yang terlalu besar yang kalian berikan padaku, membuat kalian tidak bisa bersikap tegas dalam mendidikku, membuat aku tidak bisa hidup mandiri tanpa kalian, membuat hidupku sulit untuk bergantung ke yang lain. Aku menyadari, kini saatnya aku berubah tuk jadi dewasa dan bangkit untuk menata kehidupanku sendiri, tapi terkadang aku merasa tak bisa dan tak sanggup, entah apa yang ada dibenakku. Waktu terus berjalan, umur kalian terus memakan tenaga kalian, entah sampai apan kalian akan bertahan dengan kehidupan ini, aku ingin bangkit dan menolong kalian, tapi aku bingung untuk memulai. Kadang aku bertanya, mempunyai anak sepertiku apakah merupakan karunia yang diberikan Tuhan ataukah hanya semata untuk cobaan kalian. Aku ingin menjadi kebanyakan anak yang lain, yang bisa berprestasi, fokus pada tujuan dan membanggakan kedua orangtuanya. Mama Papa, maafkan anakmu yang belum bisa tumbuh menjadi bunga, yang belum bisa membuat buah, dan masih meminta pada kalian. Doakan anakmu, agar bisa bangkit dan berlari menggapai asa yang diidamkannya. Tuhan, tunjukkanlah aku jalan untuk menapaki karir yang ku inginkan, berilah aku kemampuan untuk menghalaunya, curahkan jiwa-jiwa semangat pada diriku.
aamiin

Sabtu, 13 April 2013

I miss u

seandainya aku ada disana
atau kalian ada disini

13 April 2013
Sabtu. 20.17

  Teruntuk kedua orangtuaku yang sedang berada di Jakarta, aku begitu sangat merindukan kalian di kota asing ini, terkadang aku masih merasa sendiri dan rapuh, hanya teringat kepada kalian aku bisa dan terus mencoba bertahan disini, demi sebuah angan kecil mengenai masa depan yang cerah dan bertabur kejayaan. perjuangan dari kecil, membiasakan diriku untuk tidak gampang mengeluh dan menyerah, semua dijalani setapak demi setapak, aku jadi sungkan mengeluarkan kata-kata negatif, karena jika dilontarkan, tidak akan memberi manfaat, hanya mempersedih cerita. aku pun terinspirasi dengan kerja keras kalian, kerja keras tanpa pamrih untuk penghidupan anak-anaknya,entah anaknya 100% akan menjamin masa tua kalian atau tidak, semua kalian lakukan tanpa pamrih, bahkan untuk kebahagiaan kami, agar masa tua tidak semenderita kalian. aku pun bingung kepada kalian, darimana kalian belajar memberi penghidupan yang baik untuk anak-anak kalian, sedang masa kecil kalian, jauh dari kenyamanan, jauh dari yang kalian inginkan, jauh dari kata manja, jauh dari cita-cita kalian, kalian berusaha berdikari, mencari pekerjaan sampai merantau keluar kota, seorang diri, hanya berbekal kekuatan yang kalin miliki. darimana kalian belajar, bahwa pendidikan penting untuk masa depan anak kalian, padahal kalian pun tidak sampai lulus SD, padahal kalian sudah berjuang menempuh belasan kilometer untuk sekolah, menahan lapar untuk sekolah, dan ketika kalian putus sekolah karena memiliki saudara yang banyak, dan menyaksikan teman-teman sekolah kalian, yang dulu jauh dibawah akademiknya dengan kalian, meneruskan sekolahnya, kini mempunyai jabatan pekerjaan bergengsi. mengundang kalian dalam acara keluarga, menampakkan rumah yang dimilikinya, mobil yang dipunya, pakaian yang ia kenakan, dan foto keluarga besar yang bersahaja.
     apakah aku telah melampaui batas kalian, ketika memutuskan untuk kuliah, tanpa meminta pertimbangan kalian, ketika aku masih belum bisa menghasilkan uang, dan masih terus meminta, padahal umur kalian juga terus bertambah. Maaf, aku menyukai pendidikan dan aku senang tinggal dikelilingi orang berpendidikan, dan aku masih mencari jalan untuk menemui keseimbangan, antara yang kalian inginkan dan antara aku butuhkan. mohon doanya orangtuaku, aku sangat sayang kalian  selamanya

Jumat, 29 Maret 2013

29 Maret 2013
Jum'at

Desaku, Guru Spiritualku tercinta...

   Tulisan ini kubuat bersama dengan mulai dibuatnya catatan perjalanan hidpku didalam blog. Ide membuat catatan online sendiri sebenarnya sudah lama terpikirkan, namun baru saat ini bisa direalisasikan, karena menurutku, berbagi sesuatu yang bermanfaat itu memang sangat indah, terlepas dari pikiran takut adanya pembajakan karya cipta. Well, sebelum membaca cerita-cerita dariku, aku rasa perlu melakukan sebuah perkenalan diri dulu, agar kalian juga bisa menilai dari sudut pandang yang lebih baik. Aku seorang mahasiswi sebuah PTN, yang turut merasakan naik turunya perasaan galau, suka-cita dalam pergaulan, dan perjuangan keras dalam menaklukan nilai sebuah mata kuliah. Adapun tulisan ini sebagai penyalur suara hatiku, yang aku rasakan dan mampu aku hayati, dan tidak ada maksud sedikitpun untuk menjelekkan seseorang atau sesuatu. Tulisan ini murni dari apa yang aku pikirkan, untuk kita sama-sama mendapat pelajaran dari setiap sudut kehidupan yang terjadi disekitar kita...
Harapanku yang terbesar, semoga tulisanku dapat bermanfaat bagi kita semua, Aamiin.

    Kisah ini bermula ketika aku diberi tugas oleh dosenku untuk melakukan pengamatan langsung mengenai kesuburan tanah terhadap perilaku petani. Tepat hari libur paskah, aku memutuskan untuk pergi ke desaku untuk melakukan kegiatan wawancara dengan petani (yang tidak lain Pakde ku sendiri :D). Sesampainya dirumahnya, aku disuguhkan makanan, makanannya memang sederhana (hanya ada tempe dan gembus goreng beserta sayuran kacang panjang yang dikukus dan sambal kacang, tidak lupa minumannya es teh). Tapi aku mampu merasakan kenikmatannya dengan lahap, karena mengingat dengan kondisi perekonmian Pakde ku, dengan menyuguhkan yang seerti ini, aku sungguh merasa mereka sangat baik.
    Acara wawancara pun segera berlanjut, selesai wawancara, Pakde ku bersedia ke sawah lagi hanya untk mendokumentasikan foto (ini sayarat dari dosennya, harus ada dokumentasi). Lucunya, dia mengajak teman rekannya yang juga berprofesi sebagai petani untuk difoto (disini aku merasa, orang desa sangat ramah dan penyayang, soalnya dalam perjalanan menuju sawah yang cukup panjang, tiap mereka bertemu, mereka saling bertegur sapa, seperti kawanan semut yang saling menempelkan antena masing-masing jika bertemu #ikatan persaudaraan yang kental).
    Lalu aku pergi menghampiri ke tempat penggilingan padi, disana ada ibu-ibu yang masih memotong padi yang sudah siap dipanen, niatnya mau memfoto aktivitas mereka, eee malah ibunya berdiri diam sambil melihat kearah kamera... :D ya, sudah di foto saja, biar ga ngambek nanti.. xixixi. Berjalan keliling-keliling sawah, aku merasa senang dan nyaman, didunia ini, masih ada jiwa-jiwa yang tulus dan lugu, tidak seperti orang-orang yang pernah singgah dalam kehidupanku ini. Dan aku jadi semakin semangat untuk menciptakan sebuah terobosan baru untuk mereka dalam kegiatan bertani, karena sampai saat ini, penerapan ilmu pertanian mereka masih sangat konvensional, tanpa memiliki daya inovasi baru dan penyuluhan pun sangat sangat sangaaaat jarang ada, aku jadi sedih, untuk memanen hasil tanaman mereka, mereka sangat bekerja keras lho, aku aja sampai sangat capek dengan perjalanan menuju sawahnya saja. Belum tenaga mereka mengangkut hasil panen keatas bukit, membajak lahan, dan resiko yang harus diterima jika ternyata secara tiba-tiba mereka harus gigit jari karena gagal panen. Kadang aku merasa seolah diri ini tinggi, namun bisa dikalahkan dengan orang-orang yang tak terduga, mislanya dengan profesi petani ini, adakah orang yang mau mengambil resiko seperti petani ini, kalau aku terapkan dalam meniti karir di akademik, dengan semangat rajin belajar, pasti resiko gagal mendapat beasiswa cukup kecil, namun diri ini memang tidak suka terlalu bekerja keras.. bukankah begitu..
      Sesudah melakukan dokumentasi, aku kembali ke rumah Pakde, disana aku disuguhkan lagi buah jambu yang dipetik dari pohonnya, dan Bude memberikan ku oleh-oleh kerupuk kulit (nilainya 5.000, tapi sekali lagi, jika memikirkan kondisi perekonomian mereka yang sangat minim, aku sangat miris dan tidak enak, Bude sampai bilang "Maaf, bude ga bisa kasih uang, bisanya cuma sekedar ini saja, nanti selasa datang kesini lagi, mau ada hajatan yasinan, nanti bawa pisang, pisangnya belum matang sekarang, belum dikarbit"). Akupun pamit pulang, tapi sebelum balik ke kos, aku sempatkan diri menjenguk nenek, disini aku juga kasihan sama nenek, dia seperti sebatang kara, padahal anaknya lima, tapi mereka harus memencar, mencari rezekinya masing-masing di perantauan. Nenek sangat senang jika ada yang datang berkunjung, pasti dia menanyakan "nginep ya" dan selalu menawarkan apapun yang ada dirumah, jika ditolak, nenek merasa sangat sedih sekali, akhirnya waktu itu aku terpaksa menerima makanan dari nenek, padahal sudah sangat kenyang sekali. dan pas makananku sudah mulai habis, aku merasa cukup senang, terbebas dari kekenyangan ini, tapi nenek menawariku untuk nambah :X, ampuuuun, terpaksa dimuat-muatin deh, dan ketika pulang, nenek memberiku uang 5000, dan ia juga bilang "maaf ya cuma bisa ngasih segini". Aku menangkap sesuatu, ternyata nominal bukanlah sesuatu yang pasti dapat mewakilkan, dilihat dari segi ekonomi mereka, mungkin 5.000 itu sama dengan 500.000, aku jadi belajar banyak, mengenai arti tulus tanpa pamrih yang sebenarnya.
      Dewi (saudaraku),dia rela mengantari ku sampai gemolong yang letaknya jauh dari sragen, sepertinya hari ini aku banyak merepotkan yaa, sesudah sampai di gemolong dan naik bis sampai terminal tirtonadi, aku kembali minta dijemput Mas Charles (sepupuku) karena bis yang mengarah ke UNS sudah habis jam operasinya.

Aku jadi teringat kata guruku, mengenai "Don't ever feel alone", ya itu memang benar, sejatinya manusia tidak pernah sendiri, akan ada yang tulus menemani bersamanya, jika ia mau membuka mata dan tidak hanya terfokus kepada yang membenci. Dan aku juga teringat perkataan temanku "aku ga peduli mereka mau ngomong apa, toh ini hidupku, mereka kan ga megurusi hidupku... aku hanya peduli ama omongan sahabat, mereka yang benar-benar peduli aku"
atau sebuah pepatah "jika hendak menuruti semua perkataan orang-orang, maka tidak ada habisnya, atau semua akan sia-sia dan tidak bernilai"  untuk itu pentingnya menjadi diri sendiri, namun turut mengasah menuju perbaikan yang lebih baik..
jika ada yang lebih baik, kenapa harus mencari yang biasa
#aku jadi mempunyai angan-angan untuk bisa membangun desa
mohon doanya ya, semoga angan-anganku dapat terwujud.. aamiin :D sekian kisahku saat ini..