ada yang aneh mengenai diriku, rasa ketidakpercayaan diri lagi-lagi menghampiri, pengen seneng-seneng kaya temen yang lain, sepertinya susah dipikirkan. Aku tahu, aku termasuk pemikir yang berat tanpa adanya tindakan real yang sinkron dengan apa yang aku pikirkan, bukannya gak ada sih, ada tapi belum efisien, cuma ya mungkin sekitar 15%. Hari ini aku benear-benar pengen berubah, tapi sulit untuk berpenetrasi masuk ke pergaulan, aku tahu, salah di langkah awal akan memperberat medan berikutnya, seandainya saja aku bisa lebih berani. Tapi sampai kapan aku menunggu keberanian, keberanian timbul disaat kita berbuat, ya aku harus berbuat sesuatu untuk saat ini. Semoga Allah senantiasa membimbing diriku ini, Aamiin.
Tapi darimana kita akan memulai?
dari apapun yang bisa dimulai, ya Tuhan, kuatkanlah diriku agar bisa menjalani takdir sesuai harapan, cita-cita dan doaku, aamiin.
Aku kira banyak orang yang memiliki mimpi, tapi cukup kecil keberaniannya untuk merealisasikan hal tersebut, dan aku harus yakin, tegas dan berani. Aku harus melakukan sesuatu, untuk mendapatkan perubahan, aku harus bergerak untuk mendapat apa yang aku inginkan.
Harapan adalah sesuatu yang indah dan menyenangkan jika memiliki, selama masih mempunyai harapan, disana masih ada kehidupan :)
Sudah sepatutnya aku meneladani sikap baik, kerja keras dan pengertian yang dimiliki kedua orangtuaku, aku cukup bersyukur dan kedepannya harus sangat bersyukur, mempunyai kedua orangtua seperti mereka. Tidak, aku bangga akan mereka, dan aku berkewajiban membahagiakan mereka, dimana sudah ada uban di rambut ayahku, setidaknya dia harus mencicipi kehidupan mewah yang aku berikan. Aku tahu mungkin itu kurang tepat, tapi aku juga berkepentingan memberikan kebahagiaan kepada kedua orangtuaku. semoga kedepannya aku bisa dan harus bisa.
dan aku juga ingin membuat senang adik-adik kecilku, sudah saatnya berperan sebagai anak pertama yang membahagiakan.
Phuft, bismillah, :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar