Ada yang aneh ketika gua melihat orang lain sedang bersama, entah bersama teman-temannya, pacarnya, keluarganya, seperti aku tidak memiliki itu semua. Aku pengen deh punya temen yang sehobi, bisa bertukar dan saling berjuang bersama, melakukan hal-hal konyol, tertawa terbahak-bahak didepan umum, seakan waktu memang sangat menyenangkan. Aku ingin ketika bersama keluarga, diam, tidak berbicara sepatah kata, benar-benar menghayati kebersamaan yang ada, ingung memilih pesanan makannan, senang melihat-melihat yang dijual di sekeliling, antusias dengan barang yang dibawa untuk oleh-oleh. Aku ingin berjalan bersama seorang pacar, ngomel-ngomelin dia tiap jalan, nyubit-nyubit saking gemesnya, bertukar cerita tentang kejadian yang telah terjadi, orang yang menyebalkan, kejadian yang menguntungkan, keluh kesah yang ada dan semangat optimisme yang masih tersisi dan akan tetap terisi, berbagi motivasi dan bertukar motivasi dan saling melengkapi. Hari ini aku belum menemukan sahabat yang pas untuk ditaruhkan semua asaku padanya, pacar tidak punya, mungkin karena aku yang sangat terlalu pemilih, maunya sih yang ganteng, optimisme, humoris, jorok, nakal, pengertian dan keras kepala. Rasanya aku sudah capek bermain dengan gebetan-gebetan untuk mendapatkan sosok pacar ini, hehe, aku juga bingung, pacaran itu dosa tapi aku mau pacaran, jadinya yah, kalau deket ama cowok yang kita suka nikmatin aja, gak ada kepikiran buat macarin, nikmatin sampai dia dapat pacar baru ganti target. wuuu so fire, apa itu lebih dosa ya? tapi aku juga gak php, just seneng aja jika ada kesempatan jalan bersama, dan gebetan-gebetanku, sudah memiliki pacar, congrats to kalian, semoga bahagia dan jalanilah pacaran yang prospek, gak sekedar tempat manja-manjaan, pelarian waktu, itu pacaran di jaman Zalim, sekarang itu pacaran juga harus wow, jangan pilih asal cakep kalau kualitas dibawah SSN... hahahah
Entahlah, kadang aku sangsi, apa bener ada orang yang bisa buat aku bener-bener cinta ama dia, kayanya sih selama ini cuma sekedar buat isi-isi cerita hidup biar nano-nano aja deh.
Kau tahu, aku sedih ketika dekat dengan seseorang teman cowok, kupikir akan jadi sahabat, tapi yang menyebalkan dia menaruh rasa sama aku, aku takut bersama karena disangka php, lalu aku terus sendirian, tanpa ada temen yang ngajak jalan, that's boring, kadang gua heran, apa diri gua ini menjual banget ya, mungkin karena gua terlalu pengertian dan baik ke semua orang, makanya jadi salah kaprah, padahal aku melakukan yang terbaik itu mengharapkan bisa menjadi hamba-Nya yang terbaik dan tersoleha.
Sekarang aku bingung nyari partner bisnis, yang cewek kurang struggle, yang cowok kayana pada naksir gua, beuh, sendirian bisnis juga keteteran -.-
Apapun itu, dahulukan yang utama, karena tugas kampus belum berakhir, sambil bisnis dipikir nyicil
:) semangat kawan, selama alam masih ada, disitu masih ada harapan :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar