Translate

Jumat, 20 Desember 2013

Sesuatu yang... gaib

Bermula ketika gua malas untuk melakukan aktivitas pagi, jam 08.00 WIB, gua melanjutkan tidur, something aneh, ada seseorang yang masuk, pintu kamar memang gak dikunci, tapi Sari temanku dan hanya dia yang selalu keluar masuk kamarku karena kami sangat dekat, dia sudah berangkat ke madiun kemarin malam. Tapi karena malas melek, aku biasa ja, mungkin temen kosku yang lain, mba Riani ato Reni, padahal mereka gak pernah masuk kamarku kalau aku tidak memberi izin, karena kami memang gak terlalu dekat. Tapi entah kenapa aku membiarkannya, sampai sosok itu duduk di kursi tempat ku mengetik biasanya, dan membungkuk ke arahku sambil meniupkan angin ke telingaku, pelan, dan yang kurasa geli terus sedih, entah kenapa sedih, ketika aku melek, nothing, gak ada orang, kupikir aku akan mendapati temen kosku yang iseng, ternyata gak da sama sekali. sekilas aku melihat paha milik perempuan sebaya ku lah, lumayan berisi, tapi aku tak sempat melihat muka, sosok itu hilang. Aku lantas memberitahukan hal ini kepada Ibuku yang di Kalimantan, takut itu merupakan pertanda buruk.
Kata ibuku, dia tak tahu, tapi dia akan menanyakannya kepada Lek Sapto, adiknya yang ke-3 mungkin, dari 5 bersaudara. Dia bilang, mungkin kiai Lek Sapto tau tentang ada apa di dalam kamarku ;( hikz.
Kemarin malam, sewaktu aku menikmati film 'City of Ember', memang seperti ada yang menarik baju ku pelan lewat lubang kursi di bagiang pinggang, tapi aku tak ambil pusing, kupikir cuma halusinasi. Dulu, sekitar sebulan yang lalu, aku melihat ada sosok putih berkelebat masuk ke kamarku, atau keluar kamarku, atau jalan-jalan, lagi-lagi aku pikir halusinasi ku, karena aku terlanjur tahu kos ini memang ada penghuninya dari mba-mba kosku.
Lucunya, penghuninya marah kalau tempatnya kotor, beuh jadinya kos ini kinclong dan bersih yang pernah ku kunjungi, padahal gak da yang ngatur dan gak da ibu kos. Seremnya, dulu ada yang kesurupan gitu, ya sudah daripada menanggung resiko yang tidak-tidak, mending bersih-bersih. Mungkin penghuni sini marah ngeliat kamarku yang berantakan dan semerawut, padahal kamarku kan bukan tempat publik, jadi gak terlihat kotor, kenapa sensi ya? -.-
Akhirnya semenjak kejadian tadi aku lantas bersih-bersih, munguti rambut yang rontok, kumpulan tisu abis nangis-nangis 2 hari yang lalu, dan bungkusan snack. Phuft, padahal niatnya pengen tetep stay di kos walau sendiri, isi liburan dengan kerja part time dan jualan untuk dijadikan usaha tetap sewaktu kuliah, karena aku pengen mandiri sehingga orangtua gak perlu ngirimin duit untuk biaya hidup di Solo.
Aku mendapat kabar nenekku sakit, padahal pengen libur ini berkunjung kesana, tapi tugas hari senin menumpuk, dan aku gak bisa berinternetan di kampung karena masalah sinyal. Jadinya berkunjung ke rumah nenek tertunda 2 kali karena minggu sebelumnya juga punya niatan berkunjung. Aku kasian sama nenekku, pasti dia kesepian disana, anak-anaknya sibuk bekerja, dan cuma mamaku yang merantau paling jauh sampai Jakarta sekarang di Kalimantan...
Ya Allah berilah kesembuhan pada nenekku, kuatkanlah raga dan rohaninya, aku pun pengen membahagiakan dia walau nenekku terlampau sederhana orangnya, nenekku suka dengan uang dibanding pemberian apapun, alasannya supaya dia bisa membagikannya kepada cucu-cucunya, agar cucu-cucunya senang, ya keluarga kami memang susah keuangannya. Aku harus menjadi kaya dan beriman terntunya, aamiin

O ya, aku hampir lupa, dalam SMSnya mamaku bilang kalau dari kecil memang aku cenderung bisa merasakan hal-hal gaib :3
well, ternyata kedua orangtuaku benar-benar memperhatikan aku, sayang ya, ketika perpisahan yang hanya bisa membuatmu tersadar, dan berusaha mencari celah-celah untuk bisa lebih dekat kembali :)

Hari ini aku memasak kol rebus campur sambel kacang, seperti pecel, kau tau, aku sedang mengurangi makanan berminyak (kalau sadar), karena minyak menyebabkan jerawat, dan orang korea bermuka mulus selain faktor cuaca disana, ya karena makanannya rebusan semua :D

oh ya, aku jadi inget kemarin sewaktu sosialisasi peminatan, disitu ada profil dosen yang berfoto dengan latar belakang tempat di luar negeri, pengen nyusuuuul, aamiin, semoga kesampean ya Allah, aamiin.
Satu untuk mimpi, dan mimpi untuk satu :) semangat bergerak!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar