Aku terharu dengan ungkapan temanku yang satu ini, katanya sih dia mengganggap teman itu gak ada, yang ada hanya kepeningan, tapi aku percaya, dibalik itu semua, dia masih memiliki perasaan lembut dan indah. Kamu tahu kan maksudku?
Ungkapan sebelumnya yang pernah terlontar dari mulutnya itu adalah "Kenapa kamu jerawatan Ning, aku sedih ngeliatnya, eman-eman, kamu kan manis"
:D, well, kalau udah inget ungkapan yang satu ini, terkadang aku lupa Kalau Ulya cukup menyebalkan diluar attitudenya, yang suka celas ceplos dan gak bisa menyembunyikan tampang juteknya pada orang baru.
Tapi aku tidak mau membahas hal ini lebih larut, karena takut akan menimbulkan kesombongan diri, aku akan membahas ungkapan Ulya yang kedua, tentang diskusi kemarin hari Senin..
"Aku percaya kamu Ning, bakal lebih sukses dari orang-orang, temen-temen kita yang IP nya tinggi itu, dengan dirimu yang seperti ini." Ujar Ulya padaku saat kita hendak ngeprint laporan Horti dibelakang kampus.
"Aamiin." sahutku
"Kamu merasa pinter gak dari mereka yang IP nya lebih bagus darimu?"
"Iya ya, mmm gini ya, gak usah jauh-jauh, aku merasa lebih pintar ketika aku tidak mencontek, sedang mereka yang mencontek, aku merasa lebih pintar darinya."
"Bener tuh Ning, kesannya orang mencontek itu gak punya otak dan mengakui yang diconteknya itu lebih pintar darinya."
Saat menunggu dosen Semtan, diskusi pun berlanjut dengan Titis, Titis pun menganggap kalau orang mencontek itu gak punya otak
"Kalau aku, seperti, dirimu gak bisa mengerjakan soal, ketika kamu mencontek kamu membohongi dirimu sendiri, kalau dirimu sebenarnya gak mampu." kata Ulya lebih lanjut
Teman-teman, mari kita berbenah, sudah sepatutnya dunia perguruan tinggi itu mencari ilmu, tidak lagi mencari nilai, kita pun diterima sebagai mahasiswa, menumbalkan keinginan pejuang-pejuang pelajar lain, yang tersayat hatinya, yang menanggung malu pada teman-temannya, guru-gurunya, keluarganya.. Sudah seharusnya kita tidak menukarkan Allah dengan sesuatu yang murah, pintalah, pinta agar kau bisa mengerjakannya dengan baik, agar kau bisa mengerjakannya sendiri. Karena penggemblengan ini berguna untuk melatih daya stres kita ketika kita menghadapi dunia kerja kelak. Aku membenci kalian yang mencontek, aku berharap orang-orang seperti itu tidak menduduki posisi yang mulia.
Pintalah yang berguna ketimbang menyembah pada yang tidak baik..
Allah punya pekerjaan bagus yang kalian inginkan, Allah punya uang banyak yang kalian inginkan sebagai gaji, Allah pemilik alam ini beserta isinya, tapi kamu hanya mengambil sebagaian kecil juga murah berupa nilai, angka-angka yang akan dilupakan manusia kesokan harinya.
Ketika aku tidak mencontek, aku sedang meminta mobil lamborgini kepada Allah, ketika aku tidak mencontek, aku sedang meminta rumah bagus kepada Allah, ketika aku tidak mencontek aku sedang meminta pekerjaan layak untukku.
Marilah kita sama-sama berbenah, sama-sama memegang amanah walau sekcil apapun, karena dari yang kecil akan timbul yang besar.
Hidup MAHASISWA!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar