hmmmm, aku terpaksa berhijrah ke blog, karena teman-temanku, ya mungkin mahasiswa yang tingkat sensitifnya melebihi cwe PMS.. shit, tmn-tmn sd w aja, yang ga ngenyam bangku kuliah, pada biasa aja, come on, aku merindukan tenggangrasa dan etika pluralisme.. ya ya ya, lupakan mereka, tau apa mereka tentang keberagaman, yang tau persaingan, ip bagus, dan tugas kelar... I know, w terlalu memandang buruk mereka, ya ya, itu karena w ga mau kenal lebih dekat dengan mereka, I know Iknow... Ok lupakan sejenak tentang mereka, tentang pengusiran mereka secara tidak langsung di media sosial w!
w lahir di sragen, saat ini bapak w sedang di Jakarta dan mama w di Kalimantan, sewaktu ditanya w mw tinggal dimana sehabis kuliah ini, w jawab: Lampung.
Mereka ga tau dan ga akan pernah tau sampai w bersedia menceritakannya, buat apa masalah ini di konsumsi publik oleh orang-orang sekitar u, karena w ga suka berita w dikonsumsi oleh orang-orang yang cuma kepo.. dan aku juga ingin terlihat kuat, ingin bertahan oleh omongan-omongan mereka tentang habit w yang bermasalah, gpp, w benar-benar menghargai itu dan w juga pengen kok menjadi yang lebih baik. Dan alasan kenapa w harus mencatat semua ini apalagi di media internet seperti ini, karena ku rasa,,, w bukan orang yang bermasalah sendirian yang menjadi pengguna internet, agar mereka bisa membaca tulisan w, dan w bisa membantu keterpurukan mereka... sekali lagi tanpa pandang nick, status lebay, status palsu and bla bla bla yang temen Mahasiswa w itu pada gak suka!
O ya ampun, w lupa mencatat sms dari mba Deny semalam, mengenai kekurangan dan kelebihan orang, karena, w cenderung benci setengah mampus ama orang yang sedang berkelakuan buruk kepada orang lain, bukan pada w, kalo pada w mah, w akan berusaha setengah mampus buat cari positif thingkingnya dan selalu berakhir pada intropeksi diri (eitz, awas pada jahat ma w, karena terkadang, emosi dendam w kadang muncul kadang ngga, tapi ga sampai anarkis sih, paling cuma lewat text book aja, mungkin bagi yang baca bakal merinding bulu kuduknya... haha, seandainya mereka tau, that just text man, pada akhirnya aku adalah manusia yang dibekali dengan hati).
ada yang beda ketika w marah dengan gebetan w, entah kenapa... perasaannya nyampai aja ke w, mungkin w yang lebay atau salah mengimajinasikan isi pesan sms, I don't know, seperti dia tau w keseluruhan dan dia.... sulit dijelaskan, intinya seperti sehati dan sepemikiran, tapi tetep, cowo yang harus tanggung resiko dalam urusan tembak menembak.... w akan kasih waktu dalam 2 minggu, kalau gak ada perubahan, w ga mau ngarepin lu lagi, walau dalam w minggu itu u nembak w, w tolak (semoga aku kuat ya Allah, aamiin :X).
Sampai dimana kita? o ya... semalam sangat buruk sekali dan aku melihat diriku sangan mengerikan, bukan secara fisik karena secara fisik w sangat menarik (PD beut), but secara psikologis... eh ngomong-ngomong bahasa w campur aduk bhs. ind ma bh,ing ya, ya ampun, jangan sampai salah arti maupun salah konsep deh, aku ga mau di omongin media massa ala vicky :(
kembali ke topik, yaaa, aku menyesal telah berbuat jahat, mengirim sms yang terlalu mengikuti emosi, selalu begini, padahal yang jahat duluan siapa to, giliran endingnya, aku yang selalu merasa bersalah, hiks :(
apa pun itu,,,, I 'm sorry my friends, terlebih lagi gebetan w, :( susah payah w kasih sinyal ampe banting harga diri karena itu bukan gaya w banget, agar kita, hubungan kita jelas mau dibawa kemana, tapi sekarang... no message, no calling, no fb, (biasanya juga gitu, dia mmg cuek bgt, jangan-jangan w lagi yang ge-er, :( , .... 2 minggu again)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar