Hari Selasa, jam 07.30 mendapat sms kuliah dimajukan menjadi jam 07.30 yang semulanya 09.20, datang tergopoh-gopoh hanya mendapatkan kelas kosong tanpa pemberitahuan sama sekali.
Hari Selasa, malam, mendapat sms kuliah tersebut diadakan pukul 07.00, dan Beliau tidak menggubris mahasiswa yang berhalangan hadir hanya karena bentrok dengan mata kuliah lain yang sudah terjadwal sewaktu krs. Pukul 07.30 Beliau hadir, tapi aku tidak sudi masuk kelasnya walaupun ada kuis yang membantu mendongkrak nilai ulangan. Aku berada di mata kuliah sesuai jadwal krs, meninggalkan orang semena-mena dan para mahasiswa pengejar nilai..
Hai Dosen, kuliahku bukan untuk menuruti egomu juga bukan egoku, sebagai pembayar jasamu, aku menyatakan tidak puas atas kinerja yang kau lakukan. Aku bukan kerbau dan kau pun bukan dewa, tapi aku berterimakasih, berkat dirimu aku menemukan sosok berani pada ragaku, berani tidak masuk kuliahmu, bertemu dengan pribadi yang tak patut.
Usut punya usut, menurut pengakuan dosen, jam 07.30 itu ditujukan pada hari Rabu bukan hari Selasa, tapi akhir ceritanya tidak ada yang sudi bertanggung jawab, dosen perfeksionis pengejar target dan mahasiswa terbungkam dengan seonggok nilai.
Aku anak pertama penerima beasiswa bidikmisi dari pemerintah Indonesia, berusaha menentang apa yang tidak benar karena menjadi mahasiswa adalah tujuanku untuk menjadi pribadi yang berintegritas, bukan pribadi penyembah nilai, penyembah kenyamanan, maupun penjilat.
Selamat datang di negara Indonesia, Sahabat akademisiku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar