Phuft, selalu sebal dengan yang namanya kerja kelompok, berasa teman-teman gak becus kerjanya tapi anehnya mendingan mereka daripada gua saat mempresentasikannya di depan kelas, dan itu lah kekurangan gua. Bagaimana pun juga, sebagai penikmat tantangan, sudah sewajibnya tidak perlu mencela tetapi menyanggupi semua tantangan dengan melakukan yang terbaik yang bisa diberikan kemampuan tubuh ini secara optimal. Berbicara mengenai teman, haha, aku sangat kesal sekali dengan teman-temanku yang suka mau enaknya aja dalam kerja kelompok, gak ambil pusing dan cuek bebek. Salah gua juga sih karena gak enakan ama orang, takut dibilang gak sopan, berusaha ramah ama orang yang menjengkelkan. Akhirnya telanlah itu semua dengan berat, setiap tetes keringat yang keluar tak akan luput dari perhitungan Tuhan, berjuang!
Teman-teman kelompok gua yang menyebalkan itu, pernah menolong gua, meminjamkan freshcare ke gua saat perkuliahan untuk gua oleskan di pipi gua biar melek, jadilah mata gua menyipit saat dosen menulis dipapan karena pedesnya ampe ke mata, begitu dosen balik arah, menahan sekuat tenaga supaya melek, huuuu rasanya melek joss. Teman gua itu juga pernah memberikan print out yang gua butuhkan tanpa perlu di bayar, membantu menumpuk tugasku, dsb. Hidup itu ya berputar, ada saatnya ditolong dan menolong, intinya jangan sampe puas aja ama satu kebaikan yang telah kita perbuat dan selalu berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik.
Aku sebal dengan kakak tingkatku yang orangnya itu ngomong di belakang, walau gak benci, cuma malas saja berbicara dengan dia. Apalah yang dia tahu, dan apalah yang bisa gua jelaskan, karena terlalu banyak yang ku pertimbangkan, begitu kompleks dan aku malas menguraikannya karena aku bukan tumbuhan yang merupakan jenis autotrof. Biarlah waktu yang akan meredamnya, dan penjelasan yang akan datang pada akhir dunia, aku tak ambil pusing dan biasa saja.
Hari ini krisis moneter, dan terpaksa meminta uang lagi kepada Bapak, ada ya orang ngutangin tapi dia juga ngutang, sungguh dilema. Uang, uang dan uang, sepertinya memang harus berwirausaha sendiri, sambil dijalan menemukan partner yang tepat.
Asmara: ketika kamu memberikan harapan palsu kepada seseorang, maka kau akan mendapatkan berkali lipat harapan palsu dari orang. kan memberi mendapat yang lebih banyak bukan?
O ya, ngomong-ngomong gua gak suka deh cerita cinta segitiga itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar